Semen Padang Tak Cari Alasan Usai Tumbang 0-2 dari Persijap
Sepakbola Indonesia

Semen Padang Tak Cari Alasan Usai Tumbang 0-2 dari Persijap

Pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury menolak mencari alasan setelah timnya kalah 0-2 dari Persijap Jepara pada Senin, 20 April 2026. Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 itu berlangsung di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat.

Imran menegaskan hasil buruk tersebut bukan karena faktor cuaca. Menurut dia, hujan deras yang mengguyur stadion tidak bisa dijadikan pembenaran atas kekalahan timnya.

“Saya tidak mau cari alasan. Namun, begitulah ketika tidak ada peluang, ya, maka tidak terjadi gol. Sementara lawan punya peluang dan mencetak gol,” kata Imran setelah pertandingan, Senin.

Pelatih Semen Padang itu juga membantah anggapan bahwa strateginya gagal total akibat kondisi lapangan yang diguyur hujan. Ia menilai pemain profesional tidak semestinya menjadikan cuaca sebagai alasan.

“Kalau memang pemain profesional, tidak ada alasan (hujan),” kata Imran.

Semen Padang sebelumnya juga kalah dari Persis Solo dalam pertandingan yang berlangsung di bawah hujan. Karena itu, Imran menilai penyebab utama kekalahan bukan terletak pada kondisi cuaca.

Menurut dia, Semen Padang gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Strategi yang disiapkan dalam sepekan terakhir juga tidak berjalan sesuai rencana di atas lapangan.

Pernyataan serupa disampaikan pemain Semen Padang, Ricki Ariansyah. Ia menyebut kekalahan dari Persijap murni akibat kesalahan tim sendiri, bukan karena hujan.

“Ini murni kesalahan kami. Kami harus berbenah untuk pertandingan selanjutnya,” tutur dia.

Ricki mengatakan para pemain bersama pelatih sudah berusaha keras untuk memberikan hasil terbaik. Namun, upaya itu belum cukup untuk menghindarkan Semen Padang dari kekalahan di kandang.

Meski situasi tim belum membaik, Ricki menegaskan Semen Padang belum menyerah. Ia mengingatkan masih ada enam pertandingan krusial yang harus dijalani hingga akhir musim.

Baca juga  Pelatih Persela Bertekad Menutup Musim dengan Kemenangan di Laga Terakhir

Ricki juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung karena tim gagal meraih tiga poin. Di saat yang sama, ia mengajak masyarakat Ranah Minang untuk terus memberikan dukungan kepada klub sampai kompetisi berakhir.

Kekalahan dari Persijap membuat Semen Padang masih tertahan di zona degradasi. Kabau Sirah kini menempati peringkat ke-17 klasemen sementara Super League musim ini dengan 20 poin dari 28 laga.

Sementara itu, Persijap berada di posisi ke-13 klasemen sementara. Tim tamu mengoleksi 28 poin dari 28 pertandingan setelah membawa pulang kemenangan 0-2 dari Padang.

Sumber: ANTARA News

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar