Pemerintah Republik Indonesia memperkenalkan UniLeague (Liga Universitas) dalam peringatan World Football Day 2026 di General Assembly Hall, New York, Rabu. Inisiatif itu dikenalkan sebagai model pemberdayaan pemuda berbasis sepak bola dalam forum yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Perayaan tingkat tinggi ini digelar bersama oleh Bahrain, Libya, dan Tajikistan. Acara itu juga didukung sejumlah negara mitra. Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut hadir bersama para pemimpin global dan tokoh sepak bola dunia.
Dikutip dari keterangan dalam laman resmi Liga Universitas, Rabu, agenda tersebut menjadi bagian dari implementasi resolusi Majelis Umum PBB. Resolusi itu menegaskan peran sepak bola dalam mendorong perdamaian, inklusi sosial, dan pencapaian Agenda 2030.
Indonesia diwakili Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Widya Sadnovic. Dalam pidatonya, Widya menyoroti peluncuran Liga Universitas sebagai kontribusi nyata Indonesia. Program itu disebut memanfaatkan sepak bola sebagai alat pembangunan yang dipimpin pemuda.
Widya menyebut Liga Universitas juga mempromosikan kesehatan mental, pembangunan perdamaian, dan kepemimpinan pemuda melalui sepak bola. Menurut dia, program tersebut tidak hanya berfokus pada persaingan di lapangan. Generasi muda juga dibekali keterampilan penting di luar olahraga.
“Melalui inisiatif ini, para pemuda tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, pengembangan diri, kesehatan mental, dan ketahanan dengan cara yang menyenangkan,” ungkap Widya.
Liga Universitas juga menjadi bagian dari kampanye global Kantor Pemuda PBB bertema sepak bola untuk kesehatan mental, #Football4MentalHealth. Melalui kampanye itu, Liga Universitas ikut mendorong lahirnya agen-agen perdamaian di kalangan generasi muda.
“Mereka diberdayakan untuk menjadi agen perdamaian di komunitasnya dengan mempromosikan kerja sama tim, empati, saling menghormati, dan solidaritas,” tambah Widya.
Widya menegaskan Liga Universitas merupakan contoh konkret bagaimana diplomasi diterjemahkan ke dalam aksi nyata melalui olahraga. World Football Day 2026 juga diisi pidato para pemimpin dunia, pesan video, dan turnamen mini sepak bola di area North Lawn. Rangkaian itu mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas lintas negara.
Untuk penyelenggaraan kompetisinya, Liga Universitas digelar di dua regional, yakni Jakarta dan Bandung. Regional Jakarta diikuti delapan tim. Pertandingannya berlangsung di Stadion Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Universitas Indonesia.
Sementara itu, Regional Bandung diikuti tujuh tim. Pertandingan di wilayah ini diselenggarakan di Stadion Institut Teknologi Bandung, Jatinangor. Dengan format kompetitif serta dukungan berbagai pihak, turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan pemain-pemain potensial, tetapi juga membentuk karakter atlet muda yang menjunjung sportivitas, disiplin, dan persatuan.
Sumber: ANTARA News

