Persib Bandung bertemu Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, di Jakarta, Selasa, untuk mempererat hubungan Indonesia-Prancis melalui sepak bola.
Pertemuan itu digelar mulai pukul 11.00 WIB di Aula Utama Wisma Prancis, Menteng, Jakarta Pusat. Agenda diawali dengan prosesi penyambutan oleh Fabien Penone di koridor masuk ruangan.
“Sepak bola memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi lintas negara, termasuk dalam membangun hubungan dengan pemerintah maupun sektor swasta,” kata pelatih Persib, Bojan Hodak.
Dalam agenda tersebut, bek kiri Persib asal Prancis, Layvin Kurzawa, dan Direktur Utama Persib, Glenn Timothy Sugita, menjadi tamu pertama yang tiba. Beberapa menit kemudian, striker Andrew Jung menyusul, lalu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan hadir di lokasi.
Pertemuan berlangsung terbuka di hadapan awak media. Kurzawa terlihat berbincang langsung dengan Dubes Penone dalam suasana nonformal sambil menyimak pesan yang disampaikan.
Glenn Timothy Sugita mengatakan kehadiran dua pemain asal Prancis di Persib musim ini memberi kontribusi penting. Menurut dia, dampaknya terasa pada sisi teknis maupun peluang kerja sama komersial.
“Hanya tahun ini kami punya kesempatan memiliki dua pemain Prancis di tim. Ini menjadi sebuah kebahagiaan bagi kami,” ujar Glenn.
Ia menambahkan, keberadaan Layvin Kurzawa dan Andrew Jung tidak hanya berpengaruh pada kualitas permainan di lapangan. Kehadiran keduanya juga disebut membuka peluang baru di luar aspek olahraga.
“Bukan hanya karena kami memiliki lebih banyak pemain Prancis di Persib, tetapi juga ada kemungkinan menghadirkan lebih banyak sponsor,” kata dia.
Menurut Glenn, pemain dengan latar belakang internasional dapat menambah daya tarik klub di mata mitra global. Hal itu juga dinilai bisa memperluas jejaring Persib di tingkat internasional.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan jersei anyar Persib bernomor punggung 10 atas nama Penone. Jersei itu diserahkan Glenn kepada Dubes Prancis sebelum agenda ditutup dengan sesi ramah tamah.
Persib memanfaatkan pertemuan ini untuk memperkuat hubungan persahabatan kedua negara melalui sepak bola. Kehadiran unsur klub, pemain Prancis, dan pejabat daerah menandai pentingnya agenda tersebut bagi Persib.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

