Persib Bandung melarang Bobotoh menyalakan flare dan petasan saat laga pamungkas BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Larangan itu disampaikan di Bandung, Rabu, menjelang pertandingan terakhir musim ini.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan meminta suporter mengutamakan keselamatan dan menaati regulasi. Imbauan itu berlaku selama pertandingan hingga prosesi pengangkatan trofi jika Persib juara.
“Kami sangat melarang adanya flare, petasan, dan sejenisnya, secara spesifik ketika pertandingan berlangsung hingga perayaan angkat piala,” kata Adhitia di Bandung, Rabu.
Menurut Adhitia, penggunaan flare bisa mengganggu jalannya acara. Asap dan kondisi gelap dinilai menurunkan kenyamanan penonton serta kualitas siaran pertandingan.
“Karena itu sangat mengganggu. Gelap, terus asapnya juga segala macam, takutnya secara broadcasting enggak bagus,” ujar Adhitia.
Ia memahami flare menjadi bagian dari kultur sebagian komunitas suporter. Namun, Persib meminta Bobotoh menahan diri sampai seluruh rangkaian acara resmi berakhir.
“Tolong jangan dilakukan sampai perayaan angkat pialanya selesai jika Persib juara,” kata Adhitia.
Setelah prosesi penyerahan piala selesai, Bobotoh dipersilakan merayakan di luar stadion. Adhitia menegaskan perayaan tetap harus berlangsung tertib.
“Setelah itu selesai, silakan kalau mau dirayakan di luar stadion mau ada parade dan segala macamnya,” ujar Adhitia.
Sementara itu, Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Laode Aries mengatakan pemeriksaan terhadap suporter akan diperketat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh penonton mematuhi aturan yang berlaku.
Laode menjelaskan pengamanan di kawasan stadion dibagi ke dalam empat ring. Pengamanan itu mencakup area luar stadion hingga pintu masuk tribun penonton.
Polisi juga melarang penonton membawa barang berbahaya ke dalam stadion. Larangan itu mencakup flare, kembang api, dan benda yang bisa dilempar ke lapangan.
“Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api, maupun benda yang dapat dilempar ke dalam stadion. Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun,” kata dia.
Persib berharap laga terakhir musim ini berjalan aman dan tertib. Klub juga ingin seluruh prosesi pertandingan hingga kemungkinan perayaan juara berlangsung tanpa gangguan.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

