Semen Padang Jalani Laga Terakhir Musim Ini dalam Kondisi yang Belum Ideal
Sepakbola Indonesia

Semen Padang Jalani Laga Terakhir Musim Ini dalam Kondisi yang Belum Ideal

Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury menyebut timnya menghadapi laga terakhir Super League dalam kondisi tidak ideal. Semen Padang akan bertandang ke markas Persija di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta, pada Sabtu (23/5). Pernyataan itu disampaikan Imran dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Kondisi skuad Semen Padang disebut jauh dari ideal menjelang laga penutup musim. Tim asuhan Imran datang dengan persiapan minim setelah para pemain tidak berlatih usai pertandingan terakhir melawan Persebaya.

“Tim kami tidak ideal, karena para pemain tidak latihan (setelah laga terbaru melawan Persebaya)”

Semen Padang menutup musim dengan status sudah terdegradasi. Tim itu kini berada di peringkat ke-17 klasemen dengan 20 poin.

Selain persoalan teknis, klub juga masih dibayangi masalah internal. Gaji pemain disebut belum dibayarkan oleh manajemen klub.

Di tengah situasi tersebut, Imran mengatakan ia hanya membawa 18 pemain untuk laga tandang ke kandang Macan Kemayoran. Jumlah itu membuat opsi tim menjadi terbatas pada pertandingan terakhir musim ini.

“Ada satu pemain Maicon Souza sudah pulang ke Brasil dan beberapa lainnya juga kami tidak bawa,” katanya.

Menurut Imran, para pemain datang dengan persiapan yang kurang maksimal. Minimnya sesi latihan membuat tim pelatih tidak bisa mengawasi kondisi pemain secara penuh.

Ia juga mengungkapkan ada kendala tertentu yang dihadapi tim. Namun, kendala itu tidak dapat ia sampaikan secara terbuka.

Imran menilai situasi tersebut membuat tim pelatih sulit mengontrol keadaan. Pengawasan terhadap pemain biasanya dilakukan saat sesi latihan, sementara tim tidak memiliki cukup kesempatan untuk itu.

Meski begitu, Imran tetap melihat sisi positif dari kondisi tim. Ia menyebut kesediaan para pemain untuk tetap datang dan tampil dalam laga terakhir menjadi kabar menggembirakan.

Baca juga  Benny Hera: Kerja keras Souto dinilai membawa futsal Indonesia ke arah yang lebih baik

Pelatih Semen Padang itu pun meminta seluruh pemain melupakan persoalan di luar lapangan. Fokus penuh dibutuhkan karena Persija dinilai akan menjadi lawan yang tidak mudah dihadapi.

“Apa pun situasi yang kita hadapi kita tinggalkan karena pertandingan besok melawan Persija yang tentu tidak mudah,” kata dia.

Laga melawan Persija menjadi penutup perjalanan Semen Padang di Super League musim ini. Meski sudah dipastikan terdegradasi, tim tetap diminta menampilkan permainan terbaik pada pertandingan di Stadion Internasional Jakarta (JIS).

Sumber: ANTARA News

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar