Pelatih Arema FC Marcos Santos mempersembahkan kemenangan 3-1 atas PSIM Yogyakarta untuk Aremania seusai laga terakhir Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Marcos menyatakan kehadiran suporter dalam jumlah besar memberi dorongan penting bagi timnya. Ia menyebut dukungan dari tribune menjadi tambahan energi bagi para pemain sepanjang pertandingan.
“Saya sangat senang dengan kehadiran para Aremania dengan jumlah yang banyak, kemenangan ini untuk suporter,” kata Marcos dalam konferensi pers pascapertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat.
Menurut dia, Arema FC tampil dengan determinasi tinggi sejak awal hingga akhir laga. Upaya itu berbuah tiga gol yang memastikan Singo Edan menutup musim dengan hasil positif.
Meski menang, Marcos mengakui PSIM memberi perlawanan berat. Ia menilai lawan memiliki materi pemain berkualitas di semua lini.
“Tentu ini pertandingan yang sulit karena PSIM tim kuat dan dilatih oleh pelatih berkualitas,” ujarnya.
Kemenangan 3-1 atas PSIM berdampak pada posisi Arema FC di klasemen akhir Super League. Singo Edan menutup kompetisi di peringkat ke-9 dengan 48 poin dari 34 pertandingan.
Posisi itu membuat Arema naik satu tingkat dari urutan ke-10. Hasil tersebut juga melengkapi catatan tiga kemenangan beruntun Arema pada tiga laga terakhir liga.
Kiper Arema, Adi Satryo, juga menyoroti peran dukungan suporter dalam kemenangan tersebut. Ia mengatakan atmosfer stadion membuat para pemain tampil lebih bertenaga di lapangan.
“Tentu ketika di lapangan hal itu mampu membuat kami sebagai pemain jauh bermain lebih bertenaga,” kata dia.
Adi menilai musim ini tidak mudah baginya. Ia beberapa kali harus menepi karena cedera, sebelum akhirnya perlahan kembali pulih berkat motivasi dari seluruh elemen tim.
Pemain berusia 24 tahun itu juga memberi apresiasi khusus kepada Marcos Santos. Menurut Adi, pelatih Arema FC itu berperan besar dalam membantunya kembali percaya diri setelah cedera panjang.
“Contohnya di pertandingan kali ini yang menjadi pertandingan pertama sama setelah cedera panjang, beliau (Marcos Santos) datang untuk menenangkan sehingga saya bisa nyaman di lapangan,” ucapnya.
Kemenangan atas PSIM menjadi penutup manis bagi Arema FC pada musim ini. Selain memperbaiki posisi di klasemen, hasil itu juga memperpanjang tren positif tim pada akhir kompetisi.
Sumber: ANTARA News

