Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung, pada Selasa, 7 April 2026, di Jakarta, menegaskan rekor clean sheet musim ini lahir dari kerja keras tim. Pernyataan itu muncul setelah ia mencatatkan 16 clean sheet usai membawa Persib menang 2-0 atas Semen Padang. Laga pekan ke-26 BRI Super League itu digelar di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4).
Catatan tersebut membuat Teja melewati rekor clean sheet terbanyak sebelumnya. Rekor lama dipegang Andritany Ardhiyasa pada musim 2022/2023 dengan 15 clean sheet. Saat itu, Andritany masih membela Persija Jakarta.
“Ini bukan karena saya sendiri, mungkin dari teman-teman juga kerja keras dan komunikasi bagus di lapangan. Sebenarnya ini karena kekompakan kita dalam pertandingan, itu bikin saya bisa dapat clean sheet terus,” ungkap Teja, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa.
Teja menilai pencapaiannya tidak terlepas dari kontribusi seluruh rekan setimnya. Ia menyebut komunikasi dan kekompakan di lapangan menjadi faktor penting di balik rapinya pertahanan Persib musim ini. Karena itu, ia tidak ingin rekor tersebut hanya dikaitkan dengan performa individu.
Berdasarkan statistik, 16 clean sheet Teja lahir dari 24 pertandingan. Ia mencatat total 2.160 menit bermain sepanjang musim ini. Dari jumlah itu, Teja juga membukukan 53 penyelamatan.
Meski mencetak rekor baru, Teja menegaskan fokus utamanya tetap pada hasil tim. Baginya, clean sheet hanya bonus selama Persib bisa terus meraih kemenangan. Saat ini, Persib masih memimpin klasemen dengan 61 poin.
Maung Bandung unggul empat poin atas Borneo FC yang berada di posisi kedua. Situasi itu membuat peluang Persib untuk terus menjaga posisi puncak tetap terbuka. Dengan delapan pertandingan tersisa, persaingan menuju akhir musim masih akan berlangsung ketat.
“Intinya sekarang kita bisa meraih tiga poin dulu, kalau clean sheet dapat lagi Alhamdulillah berarti bonus buat saya. Terpenting kita bisa menjaga peringkat kita bisa ada di posisi satu,” kata kiper 32 tahun itu.
“Terpenting kita hadapi satu per satu dulu, kita lewati dulu satu pertandingan dulu, baru ke depannya kita lihat,” tambah dia.
Persib kini masih berpeluang besar menjaga laju positif hingga akhir musim. Selain membuka peluang hattrick juara, situasi ini juga memberi kesempatan bagi Teja untuk terus menambah rekor pribadinya. Catatan clean sheet miliknya masih bisa bertambah dalam delapan laga sisa.
Untuk rekor clean sheet sepanjang sejarah sejak era Liga Indonesia, posisi teratas sementara masih dipegang Yoo Jae-hoon. Kiper asal Korea Selatan itu menorehkan rekor tersebut saat membela Persipura Jayapura pada 2014.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

