Romelu Lukaku berpeluang meninggalkan Napoli pada Sabtu (25/7) di Jakarta jika hanya diproyeksikan sebagai pelapis Rasmus Hojlund. Situasi itu disampaikan agen Lukaku, Federico Pastorello, yang menegaskan kliennya tidak akan bertahan bila hanya menjadi cadangan.
“Sudah pasti dia tidak bisa bertahan di Napoli hanya untuk menjadi pelapis Hojlund,” kata Pastorello yang dilansir Tribuna, pada Sabtu (25/7).
Pastorello menilai peran tersebut tidak sejalan dengan status Lukaku. Menurut dia, penyerang timnas Belgia itu masih layak mendapat tempat utama di lini depan.
“Romelu adalah salah satu striker terbaik di dunia dan kami tidak yakin bisa menerima peran seperti itu,” lanjutnya.
Pernyataan itu mengindikasikan kubu Lukaku ingin sang pemain tetap menjadi bagian penting dalam tim. Mereka tidak ingin Lukaku hanya menjadi pelapis setelah Napoli memermanenkan Rasmus Hojlund bulan lalu dari Manchester United.
Lukaku sudah menghabiskan empat musim terakhir di Liga Italia. Ia sempat menjalani masa peminjaman bersama Inter Milan pada musim 2022/23 dan AS Roma pada 2023/24.
Setelah itu, Napoli merekrutnya secara permanen dari Chelsea. Pada musim 2024/25, penyerang berusia 33 tahun itu mencatatkan 14 gol dan 10 assist saat membantu Napoli menjuarai Liga Italia.
Dari sisi performa, Lukaku masih dinilai produktif di Serie A. Dalam empat musim terakhir, ia terlibat langsung dalam 57 gol.
Catatan itu membuatnya menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak keempat di kompetisi tersebut. Selain itu, tingkat konversi tembakannya mencapai 20,9 persen.
Angka itu menjadi yang terbaik kedua di antara pemain yang mencetak sedikitnya 30 gol dalam periode tersebut. Total, Lukaku membukukan 38 gol dari 182 percobaan tembakan.
Meski begitu, menit bermain Lukaku bersama Napoli musim lalu sangat terbatas. Ia hanya tampil 64 menit dalam tujuh penampilan di semua kompetisi.
Kondisi itu terjadi setelah ia mengalami cedera paha pada pramusim. Lukaku juga mendapat masalah pinggul menjelang akhir musim.
Situasi tersebut membuat masa depan Lukaku di Napoli kini menjadi sorotan. Jika hanya diposisikan di belakang Hojlund, peluang hengkang terbuka lebar.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

