Pelatih Thailand Sirisak Yodyathai menargetkan timnya lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Target itu disampaikannya di Surabaya, Sabtu, jelang turnamen yang berlangsung pada 11-24 April 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur.
“Kami berharap bisa mencapai semifinal terlebih dahulu,” kata Sirisak saat konferensi pers pra-pertandingan di Surabaya, Sabtu.
Sirisak menilai persaingan pada AFF U-17 tahun ini semakin ketat. Menurut dia, kekuatan tim peserta kini lebih merata dibanding edisi sebelumnya.
Ia menyebut kehadiran negara seperti Australia, Vietnam, dan Indonesia membuat level persaingan meningkat. Ketiga tim itu dinilai menunjukkan perkembangan signifikan di level Asia.
Kondisi tersebut, menurut Sirisak, menuntut setiap tim tampil konsisten sejak fase grup. Thailand juga harus siap menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda-beda.
“Semua tim di grup kami kuat dan memiliki ciri khas masing-masing,” ucapnya.
Karena itu, Thailand memilih pendekatan laga demi laga selama fase penyisihan. Strategi tersebut dipakai agar timnya tidak kehilangan fokus dalam setiap pertandingan.
Sirisak juga menilai Piala AFF U-17 2026 menjadi ajang penting bagi pemain muda Thailand. Turnamen ini disebutnya bisa memberi pengalaman internasional bagi skuadnya.
Ia berharap para pemain mampu memanfaatkan kesempatan itu untuk meningkatkan kualitas permainan. Menurut dia, persiapan tim sejauh ini sudah berjalan baik.
“Kami ingin mendapatkan pengalaman yang baik di sini dan seluruh persiapan tim telah berjalan dengan baik sehingga para pemain siap menghadapi ketatnya persaingan di turnamen ini,” ujarnya.
Timnas Thailand akan menghadapi Filipina pada pertandingan penyisihan grup B Piala AFF U-17 2026. Laga itu digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Minggu (12/4), pukul 15:30 WIB.
Piala AFF U-17 2026 sendiri berlangsung di dua venue di Jawa Timur. Turnamen ini dimainkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik.
Dengan target semifinal, Thailand datang membawa ambisi besar sejak awal turnamen. Namun, Sirisak menegaskan timnya tetap harus waspada karena setiap lawan di grup memiliki kekuatan berbeda.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

