Sumber Gambar: www.antaranews.com
Sepakbola Indonesia

Junior Soccer World Challenge U12 Hadir di Jakarta

Indonesia mendapat giliran pertama sebagai tuan rumah kualifikasi resmi Agung Podomoro Land Cup U12 Junior Soccer World Challenge 2026 South East Asia Qualifier Jakarta.

Stadion Soemantri Brojonegoro, Jakarta Selatan, menggelar ajang ini pada Jumat hingga Minggu, 5–7 Juni 2026. Sebanyak 20 tim memperebutkan akses menuju U-12 Junior Soccer World Challenge 2026 di Chiba, Jepang.

Indonesia Buka Jalur ke Junior Soccer World Challenge 2026

Kualifikasi di Jakarta memberi panggung lebih dekat bagi pemain usia dini dari Indonesia. Dari 20 peserta, 19 tim berasal dari Indonesia dan satu tim datang dari Laos, yakni Mazda GB FC.

Tim terbaik dari kualifikasi ini memperoleh undangan resmi tampil di Jepang pada Agustus 2026. Di sana, mereka akan menghadapi tim-tim kelas dunia dalam suasana kompetisi internasional.

Ajang usia dini ini menambah konteks pembinaan pemain muda dalam ekosistem Timnas Indonesia, karena akademi dan sekolah sepak bola mendapat akses lebih dekat untuk mengukur kualitas pemain di level regional.

Format Turnamen U12 Memakai 7 Lawan 7

Turnamen ini memakai format 7 lawan 7 dengan durasi 2×15 menit. Regulasi pertandingan mengikuti ketentuan FIFA dan PSSI.

Kompetisi memulai perjalanan dari fase grup. Empat grup berisi masing-masing lima tim, lalu turnamen berlanjut ke babak gugur.

Kategori pemain hanya mencakup U12 putra. Peserta harus lahir pada rentang 1 Januari 2014 sampai 1 Januari 2016.

Tiket ke Jepang Mencakup 18 Pemain dan 5 Ofisial

Tim juara tidak hanya mendapatkan tiket menuju Jepang. Panitia juga menyediakan fasilitas lengkap untuk perjalanan dan kebutuhan selama mengikuti turnamen di Jepang.

  • Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Tokyo.
  • Akomodasi selama di Jepang.
  • Konsumsi selama berada di Jepang.
  • Transportasi domestik.
  • Fasilitas untuk 18 pemain dan 5 ofisial tim.

Skema ini membuat peserta tidak hanya mengejar gelar di kualifikasi. Mereka juga mengejar pengalaman kompetisi internasional sejak usia dini.

Jejak Lamine Yamal Jadi Konteks Besar Turnamen

Junior Soccer World Challenge punya catatan menarik dalam perjalanan sejumlah pemain dunia. Lamine Yamal, yang kini membela Barcelona, pernah bermain di ajang ini pada masa mudanya.

Nama lain yang pernah tampil di turnamen tersebut antara lain Takefusa Kubo, Gavi, Ansu Fati, dan Xavi Simons. Beberapa klub besar Eropa juga pernah ambil bagian, seperti FC Barcelona, Manchester City, Liverpool, dan Arsenal.

Presiden dan CEO Amazing Sports Lab Japan Inc. & NARA CLUB, Mitsuru Hamada, menilai turnamen ini dapat membuka ruang belajar lintas negara untuk sekolah sepak bola di Indonesia.

Lewat turnamen ini saya membentuk karakter bagaimana pengembangan sepak bola di Barcelona Spanyol bisa dilihat oleh sekolah sepak bola di Jepang, saat turnamen ini pertama kali digelar tahun 2013.

Hamada juga menyampaikan bahwa anak-anak Indonesia dapat belajar bahasa Jepang, pengembangan sepak bola Jepang, dan pendekatan dari negara lain melalui turnamen ini.

Agung Podomoro Land Soroti Pembinaan Usia Muda

Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk, Bacelius Ruru, menyebut dukungan terhadap turnamen ini sebagai bagian dari komitmen untuk mengembangkan talenta sepak bola Indonesia dan Asia Tenggara.

Ia juga menekankan nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, kepemimpinan, dan kerja sama tim sebagai bagian dari tujuan kompetisi. Harapannya, ajang ini memperkuat pembinaan usia muda dan membantu lahirnya talenta yang mampu bersaing di level regional maupun global.

Pembagian Grup Kualifikasi Junior Soccer World Challenge U12

Berikut pembagian grup Agung Podomoro Land Cup U-12 Junior Soccer World Challenge 2026 South East Asia Qualifier Jakarta:

  • Grup A: Garuda Muda FA, Saswco FC, Mazda GB FC (Laos), Kemayoran Premier Football Club, Alaska FA.
  • Grup B: Djakarta Warriors, Beebold FC, SSB Redwood, Persija Development, Bandung Legend.
  • Grup C: Jakarta Islamic School Soccer Club, Immortal FC, Akademi Persib Cimahi, Bandung All Star, SSB Charet’s Tiki.
  • Grup D: Royal Indonesia Football Academy, Persebaya Development, Arek-Arek FC, Royal Junior, SSB Charet’s Taka.

Kualifikasi ini memberi ruang kompetitif bagi akademi dan SSB untuk membawa pemain muda ke pengalaman internasional. Jalur menuju Chiba kini dimulai dari Jakarta melalui persaingan 20 tim peserta.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar