Kanada menyiapkan Piala Dunia 2026 bukan hanya sebagai turnamen sepak bola, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan budaya dan keberagaman negaranya kepada pengunjung dari berbagai belahan dunia.
Duta Besar Kanada untuk RI, Jess Dutton, mengatakan Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan penting bagi Kanada untuk menampilkan identitas budaya, keberagaman komunitas, serta penghormatan terhadap masyarakat adat.
"Sebagai warga Kanada, kami memandang Piala Dunia sebagai kesempatan untuk menampilkan budaya Kanada, keberagaman komunitas kami, serta penghormatan terhadap masyarakat adat, yang kehadiran dan kemitraannya menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ajang ini," kata Dutton dalam konferensi pers di Jakarta pada 10 Juni 2026.
Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2026: Kickoff 12 Juni, Meksiko Hadapi Afrika Selatan
Piala Dunia 2026 di Kanada Fokus pada Pengunjung
Dutton menambahkan, Kanada siap menerima pengunjung Piala Dunia 2026 dengan mengutamakan nilai aman, ramah, dan saling menghormati. Menurut dia, nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari cara Kanada menyambut tamu yang datang untuk menyaksikan turnamen.
Kanada menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 bersama Meksiko dan Amerika Serikat. Dari total 104 pertandingan, sebanyak 13 pertandingan akan berlangsung di Kanada.
Dutton menyebut investasi telah dilakukan di dua kota tuan rumah di Kanada, yakni Toronto dan Vancouver. Persiapan itu mencakup peningkatan kondisi stadion, konektivitas transportasi, aksesibilitas, serta pengalaman pengunjung selama turnamen berlangsung.
"Investasi banyak dilakukan di dua kota tuan rumah Piala Dunia 2026, Toronto dan Vancouver, untuk meningkatkan kondisi stadion, konektivitas transportasi, aksesibilitas, dan pengalaman pengunjung," ujar Jess Dutton.
Toronto dan Vancouver Jadi Kota Tuan Rumah
Pertandingan Piala Dunia 2026 di Kanada akan digelar di dua kota. Sementara itu, Meksiko akan menyelenggarakan pertandingan di tiga kota, dan Amerika Serikat menjadi tuan rumah pertandingan di 11 kota.
FIFA telah mengonfirmasi Toronto Stadium sebagai tempat pertandingan pembuka atau kick off pada Jumat, 12 Juni. Selain Toronto Stadium, BC Place Vancouver juga menjadi stadion lain di Kanada yang akan menggelar pertandingan Piala Dunia FIFA 2026.
Rangkaian upacara pembukaan Piala Dunia 2026 juga berlangsung di tiga negara tuan rumah. Upacara pembukaan di Meksiko dijadwalkan pada Kamis, 11 Juni. Kanada menggelarnya pada Jumat, 12 Juni, sedangkan Amerika Serikat pada Sabtu, 13 Juni.
Kanada Berharap Kunjungan WNI Meningkat
Dalam kesempatan yang sama, Dutton juga menyinggung kebijakan otorisasi perjalanan elektronik atau eTA yang baru-baru ini diberlakukan Kanada untuk warga negara Indonesia yang memenuhi syarat.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat membantu meningkatkan jumlah WNI yang berkunjung ke Kanada. Harapan itu disampaikan dalam konteks kesiapan Kanada menyambut kedatangan pengunjung internasional selama Piala Dunia 2026.
Piala Dunia FIFA 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli. Turnamen ini menghadirkan lebih dari 1.200 atlet sepak bola yang mewakili 48 tim nasional.
Dengan status sebagai tuan rumah bersama, Kanada menempatkan Toronto dan Vancouver sebagai pusat penyelenggaraan pertandingan di negaranya. Di saat yang sama, Kanada juga ingin menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai ajang untuk memperlihatkan budaya, keberagaman, dan pengalaman pengunjung yang aman serta ramah.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

