Kepala Redaksi Piala Dunia TVRI Usman Kansong memprediksi euforia masyarakat menyambut Piala Dunia 2026 akan lebih besar pada Minggu, 5 April 2026, di Jakarta. Prediksi itu disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Usman menilai antusiasme publik kali ini melampaui perhelatan empat tahun lalu. Ia menyebut faktor utama peningkatan itu adalah jangkauan siaran TVRI yang semakin luas di berbagai daerah.
“Euforia masyarakat akan sangat besar, bahkan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya, dari empat tahun lalu,”
Menurut Usman, TVRI kini didukung 188 pemancar dan 34 stasiun daerah. Jaringan itu tersebar di berbagai wilayah provinsi di Indonesia.
Kondisi tersebut dinilai membuat akses masyarakat terhadap siaran menjadi lebih merata. Termasuk bagi wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses tayangan.
TVRI juga memegang peran sebagai lembaga penyiaran publik pemerintah sekaligus official host broadcaster piala dunia. Karena itu, TVRI mengemban tanggung jawab menghadirkan siaran yang berkualitas dan inklusif.
Dalam penyiaran piala dunia 2026, TVRI mengusung tema “Bola Gembira”. Usman menjelaskan tema itu membawa makna menghadirkan kegembiraan kepada masyarakat.
Ia mengatakan tema tersebut sejalan dengan harapan yang diamanatkan Presiden Prabowo Subianto kepada TVRI. Dari tema itu, TVRI ingin menyampaikan tiga pesan utama kepada publik.
“Pertama, kita ingin menghadirkan kegembiraan melalui tontonan piala dunia. Kedua, tayangan piala dunia di TVRI menginspirasi pesepak bola di Indonesia untuk lebih baik, bisa maju di piala dunia 4 tahun ke depan,”
Selain menghadirkan hiburan, TVRI juga berharap siaran Piala Dunia 2026 memberi dampak bagi perkembangan sepak bola nasional. Tayangan itu diharapkan bisa memotivasi pesepak bola Indonesia untuk berkembang lebih baik.
“Ketiga, menghasilkan efek domino secara ekonomi terutama bagi usaha kecil dan menengah serta mikro.”
Usman menambahkan, TVRI juga membuka partisipasi publik melalui kegiatan nonton bareng atau nobar. Masyarakat diberi ruang seluas-luasnya untuk ikut terlibat, baik sebagai penyelenggara maupun penonton.
“TVRI membuka seluas-luasnya bagi masyarakat untuk nobar, baik sebagai penyelenggara maupun sebagai penonton,” ujar Usman.
Lewat berbagai upaya itu, TVRI ingin memastikan tayangan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati seluas-luasnya oleh masyarakat Indonesia. Akses tersebut ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali.
Judul: Euforia Piala Dunia 2026 Dinilai Lebih Besar di Indonesia
Sumber: ANTARA

