Persipura Jadikan HUT ke-63 Sebagai Titik Bangkit
Manajemen Persipura Jayapura menjadikan HUT ke-63 klub sebagai momentum kebangkitan tim pada Senin (25/5) di Jayapura. Perayaan itu digelar bersamaan dengan peluncuran jersey edisi khusus ulang tahun Persipura Jayapura.
Acara tersebut dihadiri pendiri klub Pdt. Mesach Koibur. Manajemen menegaskan momen ulang tahun ini dipakai untuk mengembalikan kejayaan tim kebanggaan masyarakat Papua di sepak bola nasional.
Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan Persipura memiliki sejarah kuat dengan Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua. Menurut dia, awal terbentuknya klub tidak lepas dari upaya menghimpun potensi anak muda Papua.
“Saat itu, GKI berinisiatif menghimpun potensi anak-anak muda Papua potensial dari musik dan olahraga sehingga terbentuk tim Persipura Jayapura dan penetapan tanggal lahir Persipura bertepatan dengan hari lahirnya pendiri klub Pdt. Mesak Koibur yang saat itu menjabat Ketua Sinode GKI di Tanah Papua,” katanya.
Benhur juga meminta manajer tim segera mengambil langkah untuk merekrut pemain dan pelatih. Permintaan itu disampaikan karena skuad Persipura Jayapura sebelumnya telah dibubarkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi musim depan. Manajemen ingin Persipura segera bergerak setelah momen ulang tahun klub.
Manajer Persipura Jayapura Owen Rahadiyan menjelaskan jersey khusus yang diluncurkan diproduksi dalam jumlah terbatas. Jumlahnya dibuat selaras dengan tahun kelahiran klub, yakni sebanyak 1.963 lembar.
“Ini ada momen spesial sehingga kami memproduksi pakaian ikonik juga dan langkah peluncuran produk limited (Terbatas) direncanakan akan menjadi agenda rutin manajemen di setiap ulang tahun,” katanya.
Peluncuran jersey edisi khusus itu menjadi bagian dari perayaan HUT ke-63 Persipura Jayapura. Manajemen berharap produk tersebut menjadi simbol peringatan hari jadi klub berjuluk Mutiara Hitam.
Ketua Harian Persipura Jayapura Abisai Rollo menilai usia 63 tahun menunjukkan eksistensi klub tetap terjaga. Ia menyebut usia itu menjadi modal penting untuk menyambut kompetisi musim depan.
“Usia 63 tahun sebagai modal matang bagi tim untuk bertarung di kompetisi musim depan dan kami optimis dukungan dari seluruh masyarakat Papua, Persipura bisa ke Liga 1 Indonesia,” katanya.
Abisai juga berharap seluruh elemen masyarakat Papua menjadikan momen ini sebagai pemicu semangat. Harapannya, Persipura kembali meraih kesuksesan di sepak bola Indonesia.
Perayaan HUT ke-63 ini menandai upaya awal manajemen untuk membangun kembali kekuatan Persipura Jayapura. Fokus utama saat ini adalah pembentukan skuad baru dan persiapan menuju kompetisi musim depan.
Sumber: ANTARA News

