Roma dan Como Menang, Persaingan Liga Champions Memanas
AS Roma dan Como 1907 meraih kemenangan pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/26, Minggu, 17 Mei 2026. Roma menang 2-0 atas Lazio di Stadion Olimpico, sedangkan Como menundukkan Parma 1-0 di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Hasil ini menjaga peluang kedua tim tampil di Liga Champions musim depan.
Kemenangan itu datang pada saat yang tepat. Di laga lain, Juventus kalah dari Fiorentina di kandang sendiri. Roma dan Como pun sama-sama menyalip Juventus di klasemen sementara.
Roma kini menempati peringkat keempat dengan 70 poin. Sementara Como berada di posisi kelima dengan 68 poin. Persaingan menuju empat besar pun makin ketat menjelang laga terakhir pada Minggu (24/5) pekan depan.
Di Stadion Olimpico, Roma tampil menekan sejak menit awal dalam Derby della Capitale. Tim asuhan Gian Piero Gasperini beberapa kali mengancam lewat Wesley Franca dan Paulo Dybala. Lazio membalas melalui Matteo Cancellieri dan Boulaye Dia.
Roma membuka keunggulan pada menit ke-40. Gianluca Mancini menuntaskan sepak pojok Niccolo Pisilli dengan sundulan jarak dekat. Gol itu membawa Giallorossi unggul 1-0 hingga turun minum.
Selepas jeda, Roma tetap dominan. Lazio sempat mendapat peluang dari Nuno Tavares dan Cancellieri. Namun, Mile Svilar tampil sigap di bawah mistar gawang Roma.
Mancini kembali mencetak gol pada menit ke-66. Bek timnas Italia itu lagi-lagi membobol gawang lawan lewat sundulan. Kali ini ia memanfaatkan sepak pojok Paulo Dybala untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Laga sempat memanas di tengah lapangan. Wesley Franca dan Nicolo Rovella terlibat baku hantam. Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah untuk kedua pemain.
Hingga peluit panjang berbunyi, Lazio gagal mencetak gol balasan. Roma pun memastikan kemenangan penting. Hasil itu membawa mereka kembali ke zona Liga Champions sekaligus menyapu bersih Derby della Capitale Serie A musim ini.
Sementara itu, Como juga memetik tiga poin penting saat menjamu Parma. Tim asuhan Cesc Fabregas sempat kesulitan menembus pertahanan lawan pada babak pertama. Peluang terbaik mereka datang dari Anastasios Douvikas, tetapi bola hanya membentur tiang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58. Alberto Moreno mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti. Gol tersebut lahir setelah ia menerima umpan dari sisi kiri.
Parma sempat membalas melalui sundulan Mateo Pellegrino. Namun, gol itu dianulir VAR karena offside. Como lalu mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.
Hasil ini membuat Como tetap menjaga asa finis di empat besar Serie A. Namun, mereka wajib memenangi laga terakhir. Selain itu, Como juga harus berharap AC Milan atau AS Roma gagal meraih poin agar bisa menembus zona Liga Champions.
Sumber: ANTARA

