Ketua Umum PSSI Erick Thohir menanggapi tiket FIFA Series 2026 yang tidak terjual habis di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Erick menilai kondisi itu wajar karena antusiasme publik berbeda dibandingkan laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Erick menjelaskan minat penonton terhadap pertandingan timnas bisa berubah sesuai level ajang yang dimainkan. Menurut dia, situasi itu lumrah dalam penjualan tiket pertandingan sepak bola.
“Kalau kita lihat memang kan kemarin kita Piala Dunia. Kalau Piala Dunia pasti semua antusias. Kalau bicara pertandingan-pertandingan yang ada ya pasti yang namanya tiket selalu naik turun gitu,” ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada pewarta di Jakarta, Kamis.
Meski tiket tidak habis terjual, Erick menegaskan dukungan publik untuk tim Garuda tetap tinggi. Ia melihat indikator itu dari angka penonton siaran langsung di televisi.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, rating siaran langsung pertandingan timnas Indonesia mencapai 50-60 persen. Angka itu disebut Erick menunjukkan euforia masyarakat terhadap sepak bola Indonesia masih besar.
“Jadi kita lihat ini yang penting ada keseimbangan antara tadi rating televisi dan tentu suporter yang saya yakin ke depan akan lebih baik lagi tergantung dari pertandingan-pertandingan kompetisi,” ungkap Erick.
Tim Garuda saat ini sedang memasuki masa transisi setelah mendatangkan pelatih baru John Herdman. Mantan pelatih timnas Kanada itu sudah menjalani dua pertandingan awal bersama Indonesia.
Pada laga pertama, Indonesia mengalahkan St. Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0. Namun pada pertandingan berikutnya, tim Garuda dibungkam Bulgaria dengan skor 0-1.
Pernyataan Erick ini menjadi respons atas sorotan terhadap penjualan tiket FIFA Series 2026. Ia menekankan bahwa ukuran dukungan publik tidak hanya dilihat dari jumlah penonton di stadion, tetapi juga dari tingginya angka siaran langsung.
Dengan kondisi itu, PSSI menilai animo suporter tetap terjaga. Erick juga berharap dukungan terhadap timnas akan semakin baik, bergantung pada kualitas pertandingan dan kompetisi ke depan.
Sumber: ANTARA

