FFI Utamakan Regenerasi, Bukan Naturalisasi Pemain Futsal
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menyatakan fokus utama futsal Indonesia adalah regenerasi pemain, Kamis (16/4) di Jakarta. FFI memilih memperkuat pencarian bakat muda dari akar rumput daripada menempuh jalur naturalisasi.
Michael mengatakan futsal Indonesia memiliki konteks berbeda dalam pembinaan pemain. Karena itu, FFI terus memperluas pencarian talenta muda di berbagai daerah.
“Jadi kalau di futsal kami punya konteks yang agak berbeda. Di futsal kami punya pencari bakat yang luas, bahkan sekarang kami sedang melakukan pencarian bakat untuk timnas U17,” kata Michael di Jakarta, Kamis (16/4).
Menurut Michael, upaya itu dilakukan dengan memantau pemain belia dari seluruh Indonesia. Setelah itu, para pemain yang terjaring akan masuk proses pembinaan.
Ia menegaskan langkah tersebut sejalan dengan visi jangka panjang pelatih tim nasiona futsal Indonesia Hector Souto. Fokusnya adalah memperkuat sistem pencarian bakat dari level akar rumput.
FFI menilai jalur pembinaan usia muda penting untuk menjaga kesinambungan prestasi tim nasional. Apalagi, tim futsal Indonesia sedang menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir.
Indonesia tercatat menjadi runner-up Piala Asia 2026. Dalam dua tahun terakhir, skuad Garuda juga menjuarai Piala AFF Futsal (2024) dan meraih medali emas SEA Games 2025.
“Jadi tim kepelatihan kami, dari coach Hector dan jajaran, sedang berkeliling seluruh Indonesia. Targetnya, kami mendatangi 38 provinsi, satu per satu. Kami ingin memastikan adanya regenerasi dan itu jarus dimulai dari usia muda, baik itu di U17 termasuk timnas yang kemarin bertanding (di Piala AFF Futsal 2026-red),” ujar Michael.
Program itu menunjukkan FFI ingin membangun fondasi tim nasional dalam jangka panjang. Regenerasi dinilai harus dimulai dari kelompok usia muda agar pasokan pemain terus terjaga.
Michael juga menyebut banyak pemain potensial sudah terpantau oleh tim pelatih. Talenta itu datang dari kompetisi liga, klub, hingga kelompok usia muda.
“Kami melihat banyak talenta yang ada di liga, di klub-klub bahkan usia muda yang akan melanjutkan untuk timnas kita jangka panjang,” tutur dia.
Dengan pendekatan itu, FFI menaruh perhatian besar pada pembinaan berkelanjutan. Fokus tersebut menjadi dasar pengembangan timnas futsal Indonesia ke depan.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

