Timnas Indonesia membawa catatan historis saat menghadapi Oman pada FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6) pukul 20.00 WIB.
Catatan 11v11 memuat enam pertemuan Indonesia dengan Oman. Garuda menang dua kali, tetapi dua hasil itu lahir cukup lama pada King’s Cup 1987 dan 1988.
SUGBK Jadi Panggung Indonesia vs Oman di FIFA Match Day
Laga di SUGBK memberi Indonesia kesempatan untuk mengejar kemenangan pertama atas Oman dalam 38 tahun terakhir. John Herdman membawa tantangan itu ke pertandingan yang masuk agenda FIFA Match Day.
Agenda melawan Oman juga menambah konteks kalender Timnas Indonesia setelah kedua negara sama-sama keluar dari persaingan menuju Piala Dunia 2026 pada putaran keempat kualifikasi Oktober tahun lalu.
Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak pada fase tersebut. Oman juga menutup perjuangannya setelah bermain 0-0 melawan Qatar dan kalah 1-2 dari Uni Emirat Arab.
Dua Kemenangan Garuda Datang dari King’s Cup
Indonesia pernah mengalahkan Oman dua kali secara beruntun pada King’s Cup. Garuda menang 2-0 pada 24 Februari 1987, lalu menang 3-0 pada 18 Januari 1988.
Setelah dua kemenangan itu, rekor pertemuan bergerak ke arah berbeda. Oman menang 1-0 pada laga persahabatan 2007. Dua tim kemudian bertemu dalam Kualifikasi Piala Asia 2011, dengan hasil 0-0 pada 2009 dan kemenangan Oman 2-1 pada 2010.
Pertemuan terbaru terjadi pada 2021. Saat itu, Indonesia yang Shin Tae-yong latih kalah 1-3 dari Oman dalam laga persahabatan.
Herdman dan Sektioui Membawa Target Berbeda
John Herdman menilai laga ini sebagai tantangan bagi skuad Garuda. Dalam jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Kamis, pelatih Indonesia itu juga berharap dukungan besar dari suporter.
"Seperti biasa, kami berharap para suporter bisa memenuhi GBK besok malam dan memberikan dukungan penuh kepada tim ini. Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itulah tantangan kami," kata Herdman.
Dari kubu lawan, Tariq Sektioui membawa misi berlawanan. Pelatih Oman itu ingin menjaga rentetan hasil tanpa kekalahan atas Indonesia, sekaligus menjalani debutnya bersama Oman setelah mulai menangani tim pada Maret.
"Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut," kata Sektioui.
Daftar Enam Pertemuan Indonesia vs Oman
Rekor berikut memberi gambaran singkat tentang perjalanan duel Indonesia dan Oman sebelum laga FIFA Match Day di SUGBK.
- 24 Februari 1987: Indonesia 2-0 Oman (King’s Cup)
- 18 Januari 1988: Indonesia 3-0 Oman (King’s Cup)
- 24 Juni 2007: Indonesia 0-1 Oman (Laga persahabatan)
- 19 Januari 2009: Oman 0-0 Indonesia (Kualifikasi Piala Asia 2011)
- 6 Januari 2010: Indonesia 1-2 Oman (Kualifikasi Piala Asia 2011)
- 29 Mei 2021: Indonesia 1-3 Oman (Laga persahabatan)
Catatan Utama Jelang Indonesia vs Oman
- Indonesia dan Oman sudah bertemu enam kali menurut catatan 11v11.
- Garuda mencatat dua kemenangan, keduanya pada King’s Cup 1987 dan 1988.
- Indonesia belum menang atas Oman dalam 38 tahun terakhir.
- Oman membawa julukan Al-Ahmar atau Si Merah.
- Indonesia dan Oman sama-sama tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat pada Oktober tahun lalu.
Rekor panjang ini membuat laga di SUGBK punya nilai lebih dari sekadar uji coba internasional. Indonesia mengejar perubahan catatan pertemuan, sementara Oman ingin mempertahankan tren positifnya atas Garuda.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

