Persik Kediri memusatkan perhatian pada pemulihan kondisi pemain jelang menghadapi Arema FC pada Minggu (3/5) di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur. Pernyataan itu disampaikan pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres usai latihan di Stadion Brawijaya Kediri, Jumat.
Laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 itu menjadi fokus utama tim setelah Persik menelan kekalahan 0-1 dari tim tamu Borneo FC di Brawijaya, Rabu (29/4) kemarin. Kondisi pemain yang masih lelah membuat sesi latihan belum dijalankan dengan intensitas penuh.
“Pemain inti kemarin fokus recovery. Hari ini kami juga melakukan recovery, tetapi kami mulai menyiapkan game plan untuk pertandingan,” katanya.
Torres menjelaskan, program latihan pada Jumat tidak hanya berisi pemulihan fisik. Tim pelatih juga mulai menyusun rencana permainan untuk menghadapi Arema FC.
Selain latihan di lapangan, Persik mengisi persiapan dengan menelaah rekaman permainan lawan. Langkah itu dilakukan untuk mematangkan strategi sebelum pertandingan derby Jawa Timur tersebut.
“Kami mencoba memahami apa yang akan dilakukan dalam pertandingan nanti,” ujar Torres.
Persik juga dijadwalkan berangkat ke Gresik pada hari yang sama. Di kota itu, tim akan melanjutkan sesi latihan berikutnya untuk persiapan lebih lanjut.
Pertandingan Persik melawan Arema harus dipindahkan ke Gresik. Penyebabnya, pengelola tidak mendapat izin keramaian dari polisi untuk menggelar laga di Stadion Brawijaya.
Meski tidak bermain di Kediri, dukungan suporter tetap mengalir kepada tim. Sejumlah pendukung Persik berencana hadir langsung ke stadion untuk memberikan semangat.
Torres menyambut positif rencana itu. Ia mengapresiasi dukungan yang terus diberikan fan kepada timnya menjelang laga penting kontra Arema FC.
“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan langsung dari fan. ” ujarnya.
Menurut Torres, kehadiran suporter membuat para pemain semakin memahami arti penting derby tersebut. Dukungan itu dinilai dapat menambah motivasi tim saat bertanding.
Salah seorang suporter Persik, Yudi, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya datang ke sesi latihan untuk memberi dorongan moral kepada pemain. Mereka berharap kehadiran suporter bisa mengangkat semangat tim sebelum laga krusial.
“Semoga dengan kehadiran kami (suporter) di sesi latihan ini dapat mengangkat motivasi para pemain untuk tampil habis-habisan di laga krusial menghadapi Arema nanti,” kata Yudi.
Saat ini Persik menempati urutan 12 klasemen sementara dengan koleksi 33 poin. Tim itu berjarak enam poin dari zona degradasi.
Posisi tersebut membuat laga melawan Arema FC memiliki arti penting bagi Persik. Tambahan poin akan membantu tim menjaga jarak aman dari papan bawah pada akhir musim.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

