Persija Jakarta memilih fokus memburu tiga poin saat menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (11/4) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Hal itu disampaikan pelatih Mauricio Souza dalam jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Jakarta, Jumat.
Mauricio menegaskan timnya tidak sedang memikirkan persaingan juara. Saat ini, Persija berada di posisi ketiga dan tertinggal sembilan poin dari Persib Bandung di puncak klasemen sementara.
Menurut dia, target utama Persija adalah meraih kemenangan atas Persebaya Surabaya. Hasil itu dinilai penting untuk memperbaiki mentalitas tim setelah gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir.
“Kalau kami bisa meraih hasil di laga-laga itu, posisi kami akan jauh lebih baik sekarang. Jadi fokus kami adalah bagaimana meraih tiga poin di pertandingan berikutnya,” kata Mauricio.
Pelatih asal Brasil itu juga berharap timnya mampu memberikan hasil terbaik untuk suporter. Ia menilai Jakmania layak mendapat kebahagiaan dari perjuangan tim di lapangan.
“Saya berharap besok kami bisa memberikan kebahagiaan kepada suporter dan keluar dari lapangan dengan kemenangan, karena mereka sangat pantas mendapatkannya. Siapa pun yang sudah memberikan segalanya untuk tim, layak mendapat balasan maksimal dari kami,” kata Mauricio.
Selain membidik kemenangan, Mauricio juga menyoroti evaluasi tim dalam tiga laga terakhir. Ia menilai lini pertahanan menjadi aspek yang harus segera dibenahi jika Persija ingin terus bersaing di papan atas.
Menurut Mauricio, Persija merupakan tim yang sangat ofensif dan bersaing dalam jumlah gol. Namun, ia menekankan bahwa tim yang ingin menjadi juara harus memiliki konsistensi serta pertahanan yang kuat.
“Kami adalah tim yang sangat ofensif. Kami bersaing di papan atas dalam hal jumlah gol. Tapi seperti yang selalu saya katakan, tim yang ingin menjadi juara harus konsisten. Mereka juga harus bertahan dengan sangat baik,” ucap Mauricio.
Data kebobolan Persija pada tahun 2026 menjadi salah satu perhatian. Dalam sebelas pertandingan tahun ini, Macan Kemayoran sudah kemasukan 12 gol.
Jumlah itu hampir menyamai catatan kebobolan mereka pada tahun 2025 musim ini. Saat itu, Persija kemasukan 13 gol dari 15 pertandingan.
Menjelang laga kontra Persebaya Surabaya, Persija juga dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Ada empat pemain yang absen pada pertandingan nanti.
Jordi Amat harus menepi karena sanksi kartu merah. Thales Lira absen akibat akumulasi kartu kuning, sementara Shayne Pattynama sakit dan Mauro Zijlstra masih cedera.
Kondisi tersebut membuat Persija harus memaksimalkan pemain yang tersedia untuk mengejar kemenangan di kandang. Laga melawan Persebaya menjadi momentum penting bagi tim asuhan Mauricio Souza untuk menghentikan tren tanpa kemenangan.
Sumber: ANTARA News

