Burnley Degradasi, Parker Tegaskan Timnya Sudah Memberikan Segalanya
Liga Inggris

Burnley Degradasi, Parker Tegaskan Timnya Sudah Memberikan Segalanya

Burnley dipastikan terdegradasi dari Liga Inggris 2025/2026 pada Kamis, 23 April 2026, setelah kalah 0-1 dari Manchester City di Stadion Turf Moor, Burnley. Pelatih Scott Parker menyatakan timnya sudah mengerahkan seluruh kemampuan meski akhirnya harus turun ke EFL Championship 2026/2027.

“Tim sudah memberikan semuanya. Namun memang kualitas kami tidak cukup untuk bersaing di liga ini,” ujar Parker, dikutip dari laman klub, Kamis.

Kekalahan dari Manchester City menjadi penentu nasib Burnley. Satu-satunya gol pada laga itu dicetak Erling Haaland. Hasil tersebut membuat Burnley tertahan di posisi ke-19 klasemen sementara Liga Inggris dengan 20 poin dari 34 pertandingan.

Dengan empat pertandingan tersisa, Burnley sudah tidak mungkin keluar dari zona merah. Mereka tak bisa melewati peringkat ke-18 sebagai batas akhir degradasi. West Ham United yang berada di posisi ke-17 sudah mengoleksi 33 poin dan baru memainkan 33 laga.

“Tirai itu sudah tertutup. Kami gagal dan sudah mendatangkan kekecewaan. Kami menghadapi banyak kesulitan dan tidak bisa bertahan,” tutur Parker.

Scott Parker, yang menangani Burnley sejak 2024, meminta timnya segera melakukan evaluasi. Menurut dia, Burnley harus belajar dari kegagalan musim ini agar bisa bangkit pada musim berikutnya.

“Kami harus belajar dari kesalahan,” kata Parker.

Kekecewaan juga dirasakan kiper Burnley, Martin Dubravka. Penjaga gawang berusia 37 tahun itu menilai Burnley menjalani musim yang berat sejak awal. Mereka kesulitan meraih poin saat berhadapan dengan tim-tim papan atas.

“Kami bermain menghadapi tim-tim top dan tidak berhasil mendapatkan poin. Kami nyaris bisa bertahan, tetapi tidak dapat melakukannya,” tutur pesepak bola berusia 37 tahun itu.

Burnley datang ke Liga Inggris musim ini dengan status tim promosi. Pada musim sebelumnya, mereka bermain di EFL Championship. Namun, langkah mereka di kasta tertinggi hanya bertahan semusim.

Baca juga  Tottenham pecat Igor Tudor setelah hanya enam pekan menangani tim

Catatan Burnley sepanjang Liga Inggris 2025/2026 tidak cukup baik. Dari 34 pertandingan, mereka hanya meraih empat kemenangan. Selain itu, Burnley mencatat delapan hasil imbang dan menelan 22 kekalahan.

Produktivitas dan pertahanan juga menjadi masalah besar. Burnley hanya mencetak 34 gol dari 34 laga. Di sisi lain, mereka sudah kebobolan 68 kali, atau rata-rata dua gol per pertandingan.

Hasil itu menegaskan Burnley gagal bersaing di Liga Inggris musim ini. Klub tersebut kini harus menatap EFL Championship 2026/2027 sambil membenahi performa setelah degradasi dipastikan lebih awal.

Sumber: ANTARA News

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar