Persebaya menutup Super League musim ini dengan kemenangan 5-0 atas Persik Kediri pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Kemenangan telak itu ditandai dua gol Bruno Moreira. Tiga gol lain dicetak Malik Risaldi, Gustavo Fernandes, dan Bruno Paraiba.
Sejak awal laga, Persebaya tampil menekan. Tim tuan rumah membangun serangan dari bawah untuk membongkar pertahanan Persik.
Peluang pertama hadir pada menit kesembilan. Toni Firmansyah melepaskan sepakan jarak jauh, tetapi digagalkan kiper Persik Husna Al Malik.
Persebaya membuka keunggulan pada menit ke-13. Malik Risaldi mencetak gol lewat sontekan setelah menerima umpan Bruno Moreira dari sisi kanan.
Persik sempat mencoba membalas. Namun, lini belakang Persebaya tampil solid dan mampu meredam tekanan tim tamu.
Menjelang turun minum, Persebaya menambah gol. Bruno Moreira mencetak gol kedua timnya pada menit ke-44 setelah menerima umpan dari Raickovic.
Memasuki babak kedua, Persebaya kembali langsung menekan. Pada menit ke-49, Rivera mendapat peluang emas saat berhadapan dengan kiper Persik, tetapi gagal menjadi gol.
Persik mengancam pada menit ke-53. Sundulan Yandi Sofyan masih bisa ditepis kiper Persebaya Ernando Ari.
Gol ketiga Persebaya lahir pada menit ke-64. Gustavo Fernandes menyundul masuk umpan sepak pojok dari Gali Freitas.
Toni Firmansyah kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-70. Sepakan jarak jauhnya masih melambung tipis di atas mistar gawang Husna Al Malik.
Persebaya memperlebar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-80. Bruno Paraiba memanfaatkan posisi kiper Persik yang meninggalkan gawang untuk mencetak gol dari sisi kiri.
Bruno Moreira kemudian menutup pesta gol Persebaya pada menit ke-88. Ia melakukan umpan satu-dua dengan Rivera sebelum mengecoh penjaga gawang Persik.
Hasil ini membuat Persebaya menutup musim di posisi keempat klasemen Super Leguer. Bajul Ijo mengoleksi 58 poin dari 34 pertandingan.
Persebaya mencatatkan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan delapan kekalahan. Mereka juga membukukan 61 gol sepanjang musim.
Sementara itu, Persik mengakhiri musim di peringkat ke-12 dengan 39 poin. Mereka meraih 11 kemenangan, enam seri, dan 17 kekalahan.
Persik mencetak 42 gol dan kebobolan 61 kali sepanjang musim. Di papan atas, Persib finis sebagai juara dengan 79 poin, sama dengan Borneo FC, tetapi unggul head to heada.
Persija melengkapi tiga besar dengan 71 poin. Tiga tim yang terdegradasi adalah Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak.
Susunan pemain:
Persebaya: Ernando Ari Sutaryadi (GK), Arief Catur Pamungkas (Koko Ari Araya 38′), Risto Mitrevski, Francisco Israel Rivera Davalos (C), Bruno Moreira Soares, Mihailo Perovic (Gali Freitas 45′), Jefferson Junio Antonio Da Silva, Gustavo Fernandes Henrique Querino, Toni Firmansyah, Malik Risaldi (Bruno Paraiba 79′), Milos Raickovic (Ichas Baihaqi 79′).
Pelatih: Bernardo Tavares Fernando Jose
Persik: Husna Al Malik Riwani Saputra (GK), Hamdi Garcia Lugea, Jon Miguel Toral Resurreccion (Supriadi 68′), Ernesto Gomez Munoz (Faris Aditama 84′), Telmo Ferreira Castanheira (Syahrian Abimanyu 79′), Al Hamra Hehanussa (C), I Gusti Made Rendy Sanjaya Putra (Meneses 68′), Vava Mario Yagalo (Novi Setiawan 45′), Adrian Nicolas Luna Retamar, Muhammad Firli, Rodrigo da Silva Dias (Yandi Sofyan 27′).
Pelatih: Marcos Reina Torres
Sumber: ANTARA News

