Elliot Anderson Resmi Bergabung dengan Manchester City, Perkuat Skuad untuk Musim BaruAC Milan Perpanjang Kontrak Luka Modric hingga 2027, Tegaskan Rencana Jangka Menengah KlubArsenal Resmi Datangkan Christos Tzolis dari Club BruggeBarcelona Resmi Umumkan Transfer Karim Adeyemi dari Borussia DortmundPelatih Sebut Gelar Juara Piala AFF Putri Diraih Berkat Kerja Keras TimTimnas Putri Indonesia Pertahankan Gelar Juara Piala AFF usai Kembali Tampil KonsistenAlejandro Garnacho Dipinjamkan ke Aston Villa untuk Menambah Opsi Serangan Musim IniFIFA Umumkan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis MendominasiFIGC Akui Jalin Komunikasi dengan Guardiola terkait Peluang Melatih Timnas ItaliaIpswich Town Datangkan Bek Maroko Issa Diop untuk Perkuat Lini PertahananElliot Anderson Resmi Bergabung dengan Manchester City, Perkuat Skuad untuk Musim BaruAC Milan Perpanjang Kontrak Luka Modric hingga 2027, Tegaskan Rencana Jangka Menengah KlubArsenal Resmi Datangkan Christos Tzolis dari Club BruggeBarcelona Resmi Umumkan Transfer Karim Adeyemi dari Borussia DortmundPelatih Sebut Gelar Juara Piala AFF Putri Diraih Berkat Kerja Keras TimTimnas Putri Indonesia Pertahankan Gelar Juara Piala AFF usai Kembali Tampil KonsistenAlejandro Garnacho Dipinjamkan ke Aston Villa untuk Menambah Opsi Serangan Musim IniFIFA Umumkan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis MendominasiFIGC Akui Jalin Komunikasi dengan Guardiola terkait Peluang Melatih Timnas ItaliaIpswich Town Datangkan Bek Maroko Issa Diop untuk Perkuat Lini Pertahanan
Patung Bojan dan Target Persib Raih Predikat Bintang Lima
Sepakbola Indonesia

Patung Bojan dan Target Persib Raih Predikat Bintang Lima

Ridwan Solehhudin (33) atau Iwonk pada Kamis, 21 Mei 2026, di studionya di Bandung Selatan, membuat patung tokoh-tokoh Persib Bandung. Karya itu lahir di tengah harapan besar bobotoh terhadap mimpi “lima bintang” Persib.

Iwonk menyebut proyek itu sebagai bentuk kecintaannya kepada Persib Bandung. Ia merangkai pengalaman masa kecil, sepak bola, dan seni ke dalam karya patung. Baginya, patung bukan sekadar medium estetika, tetapi cara merayakan perjalanan emosional bersama klub kebanggaannya.

“Di benak saya, ada keinginan memberikan sesuatu untuk Persib melalui karya patung,”

Keinginan itu kemudian berkembang menjadi proyek besar di Studio Perahu Terbang. Momentum pengerjaannya bertepatan dengan besarnya harapan Persib menuju gelar juara kelima kalimanya atau “lima bintang”. Situasi itu membuat karya yang dikerjakannya terasa semakin kuat maknanya.

Iwonk menghadirkan empat figur dalam proyek tersebut. Mereka adalah Bojan Hodak, Janur, Indra Thohir, dan Haji Umuh. Setiap sosok dipilih karena membawa cerita berbeda dalam perjalanan Persib.

Empat figur sebagai pemantik sejarah

Menurut Iwonk, keempat nama itu bukan penutup sejarah Persib. Ia justru ingin menjadikan karya tersebut sebagai pemantik agar percakapan tentang sejarah klub terus hidup. Sebab, sejarah Persib terlalu panjang untuk dirangkum melalui beberapa sosok saja.

“Kalau bicara histori, tentu sebelum Bojan sudah ada tokoh-tokoh lain. Ini bukan berarti hanya empat tokoh ini yang menjadi history maker,”

Ia menempatkan patung-patung itu sebagai pintu pembuka. Banyak nama, banyak era, dan banyak cerita yang masih hidup dalam ingatan bobotoh. Dalam suasana menuju mimpi lima bintang, karya itu seolah menghubungkan masa lalu dan masa depan Persib.

Persib sebagai bagian identitas Bandung

Bagi Iwonk, Persib lebih dari sekadar klub sepak bola. Persib adalah bagian dari identitas Bandung. Karena itu, pertemuan antara seni dan sepak bola baginya menjadi perayaan yang lebih besar daripada sekadar pertandingan.

Ia melihat Persib tumbuh bersama denyut kota. Klub itu hadir di obrolan warung kopi, mural jalanan, kaus distro, hingga lagu-lagu di tribun. Di ruang budaya itulah, karya patung yang ia buat menemukan tempatnya.

“Saya sedang merayakan histori itu sendiri melalui karya patung,”

Meski terlihat monumental, pengerjaan patung itu dilakukan dengan keterbatasan biaya. Iwonk menggunakan resin, bukan perunggu. Ia lalu mengolah tampilannya dengan cat agar menyerupai bronze.

“Kalau menggunakan perunggu tentu biayanya jauh lebih tinggi. Karena keterbatasan biaya, saya mencoba mengamuflasekan resin dengan cat agar terlihat seperti bronze,”

Dari eksperimen itu, lahir efek visual menyerupai patina biru kehijauan. Kesan tersebut membuat patung tampak seperti telah melewati perjalanan waktu panjang. Patung Bojan Hodak memiliki tinggi sekitar 2,17 meter. Sementara Janur, Indra Thohir, dan Haji Umuh berada di kisaran 1,89 hingga 1,90 meter.

Dari pemain SSB ke dunia patung

Perjalanan hidup Iwonk juga dekat dengan sepak bola. Saat SMP, ia pernah bermain di SSB Uni dan sempat bercita-cita menjadi pemain profesional. Namun cedera mengubah arah hidupnya.

Ia kemudian masuk SMK 14 Bandung, yang dulunya benama Sekolah Menengah Seni Rupa. Dari sana, ia menekuni desain, tata panggung, lalu menemukan dunia patung pada masa pandemi. Proyek tentang Persib menjadi titik temu antara sepak bola, seni, dan Bandung dalam hidupnya.

Proyek ini dimulai sejak Desember 2025. Prosesnya berjalan perlahan dan beberapa kali terhenti. Di tengah perjalanan, kritik publik sempat muncul melalui media sosial.

Meski begitu, Iwonk tetap melanjutkan pekerjaannya. Seluruh biaya proyek ditanggung sendiri tanpa donatur. Ia menyebut total pengeluaran yang sudah dikeluarkan mencapai puluhan juta rupiah.

“Kalau ditotal mungkin sudah puluhan juta rupiah,”

Di studio kecil itu, Iwonk menukar waktu, tenaga, dan kecintaannya kepada Persib menjadi karya fisik. Bersamaan dengan itu, ia menyimpan satu harapan yang terus hidup, yakni melihat Persib mencapai puncak tertinggi dan mewujudkan mimpi lima bintang.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar