Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tanpa Penonton untuk Persiraja
Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persiraja Banda Aceh pada Kamis, 30 April 2026, di Banda Aceh. Persiraja harus menggelar laga kandang melawan PSMS Medan tanpa penonton. Hukuman itu dijatuhkan setelah insiden kericuhan usai pertandingan melawan Garudayaksa FC.
Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, membenarkan klubnya telah menerima salinan surat hukuman tersebut. Ia menyebut keputusan itu cukup mengejutkan bagi pihak klub. Menurut dia, sanksi yang dijatuhkan tergolong berat.
“Benar, kami sudah menerima salinan surat tersebut, dan tentu saja itu mengejutkan karena hukumannya terlalu berat,” kata Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani di Banda Aceh, Kamis.
Berdasarkan salinan keputusan Komdis PSSI tertanggal 25 April 2026, Persiraja dinyatakan melanggar Kode disiplin PSSI 2025. Pelanggaran itu terjadi setelah sejumlah suporter menyerang dan memukul perangkat pertandingan. Insiden tersebut berlangsung setelah laga Persiraja melawan Garudayaksa di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.
Komdis kemudian menjatuhkan larangan menggelar pertandingan dengan penonton sebanyak satu kali. Sanksi itu berlaku saat Persiraja bertindak sebagai tuan rumah. Penerapannya dilakukan pada pertandingan kandang terdekat.
Dengan keputusan itu, laga Persiraja melawan PSMS akan digelar tanpa penonton pada Sabtu pekan ini. Selain hukuman pertandingan tertutup, Persiraja juga dikenai denda. Nilainya mencapai Rp30 juta.
Rahmat menyatakan klub tidak akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Alasannya, jarak antara keluarnya keputusan dan pertandingan terdekat sangat singkat. Karena itu, proses banding dinilai tidak memungkinkan untuk ditempuh.
“Tetapi, kita tidak melakukan banding lagi, karena jaraknya sangat dekat dari keputusan sanksi ke pertandingan terdekat,” kata Rahmat.
Komdis PSSI juga mengingatkan Persiraja soal potensi hukuman lebih berat. Peringatan itu diberikan jika pelanggaran serupa kembali terjadi pada masa mendatang. Meski begitu, dalam putusan tersebut PSSI tetap membuka ruang banding sesuai ketentuan dalam Kode disiplin PSSI.
Sanksi ini membuat Persiraja harus menjalani laga penting tanpa dukungan langsung suporternya di stadion. Pertemuan melawan PSMS Medan pun akan berlangsung dalam suasana tertutup. Keputusan itu menjadi konsekuensi dari kericuhan pascalaga yang terjadi dua pekan lalu.
Sumber: ANTARA News

