Paul Munster menegaskan Bhayangkara Presisi Lampung FC tidak mendapat keuntungan jelang laga pekan ke-29 BRI Super League melawan Persis Solo. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Rabu (22/4) pukul 15.30 WIB. Pernyataan itu disampaikan Munster di Jakarta, Selasa.
Bhayangkara saat ini diperkuat tiga mantan pemain Persis Solo. Mereka adalah Moussa Sidibe, Sho Yamamoto, dan Ryo Matsumura. Namun, Munster menilai keberadaan mereka bukan keuntungan khusus untuk timnya.
“Tidak, saya juga mengenal pemain Persis Solo, jadi tidak ada keuntungan. Semua orang saling mengenal di BRI Super League, jadi ini normal,” kata Munster.
Matsumura pernah menjadi bagian skuad Persis pada musim 2022/2024. Sementara itu, Sidibe dan Yamamoto sempat membela klub yang sama pada musim 2023/2024. Ketiganya kini menjadi bagian dari skuad The Guardians.
Dari tiga nama tersebut, Sidibe tampil paling menonjol bersama Bhayangkara. Pemain asal Mali itu sudah mencatatkan 10 gol dan enam assist. Catatan itu dibukukan dari 11 pertandingan yang ia jalani pada putaran kedua.
Bhayangkara datang ke laga ini dengan modal kemenangan 2-1 atas PSIM Yogyakarta. Hasil itu menjadi bekal positif sebelum bertandang ke markas Persis. Situasi lawan justru berbeda setelah menelan hasil buruk pada pertandingan terakhir.
Persis kalah 0-2 dari Arema FC pada laga sebelumnya. Kekalahan itu membuat Laskar Sambernyawa tetap berada di zona degradasi. Persis kini menempati peringkat ke-16 dengan 24 poin.
Tim asal Solo itu tertinggal dua poin dari Madura United yang berada di atasnya. Selain tekanan posisi klasemen, Persis juga terancam tanpa dua pemain penting. Bruno Gomes dan Roman Paparyga dikabarkan mengalami cedera.
Di atas kertas, Bhayangkara lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Tim asuhan Munster berada di posisi keempat dengan 47 poin. Meski begitu, pelatih asal Irlandia Utara itu menolak menganggap pertandingan akan berjalan mudah.
“Semua pertandingan di Super League merupakan laga yang sulit. Mau melawan tim papan atas ataupun papan bawah sama saja,” ujar Munster.
Pernyataan itu menunjukkan Bhayangkara tetap waspada menghadapi Persis. Faktor mantan pemain, posisi klasemen, dan kondisi lawan tidak membuat Munster merasa timnya lebih diuntungkan. Fokus utama Bhayangkara tetap pada kesiapan menghadapi pertandingan tandang di Manahan.
Sumber: ANTARA

