Asisten pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin menyebut daya juang menjadi kunci kemenangan timnya atas PSIM Yogyakarta pada pekan 27 BRI Super League. Laga itu digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat. PSM Makassar menang 2-1 dalam pertandingan tersebut.
Ahmad Amiruddin mengungkapkan rasa syukur setelah timnya meraih poin penuh. Ia menilai semangat juang para pemain menjadi faktor utama di balik hasil positif itu.
“Terima kasih kepada manajemen yang tidak pernah lelah mendukung perjuangan tim baik dalam kegiatan di luar lapangan maupun datang langsung saat sesi latihan,” kata Ahmad.
“Selain itu apresiasi yang tinggi saya berikan kepada para pemain yang menunjukkan kerja keras sehingga kita bisa meraih poin penuh hari ini,” kata dia.
PSM Makassar sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Deni Corfe. Namun, tim tamu mampu membalikkan keadaan lewat gol Luka Cumic dan Dusan Lagator. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Luka Cumic yang turut mencatatkan nama di papan skor menilai timnya mampu bangkit setelah menemukan momentum. Menurut dia, perubahan permainan di babak kedua membantu PSM Makassar mengubah jalannya pertandingan.
“Pertandingan ini sangat bagus untuk kami. Laga berlangsung ketat namun kami bermain sangat baik. Di babak pertama kami lebih banyak bertahan, namun di babak kedua kami berani bermain menyerang dan berhasil mendapatkan gol pertama,” kata Cumic.
“Setelah itu kami mendapat momentum dan dengan kerja keras serta keberuntungan, kami bisa mencetak gol kedua. Saya persembahkan gol hari ini untuk keluarga saya,” katanya.
Kemenangan ini belum mengangkat posisi PSM Makassar secara signifikan di klasemen sementara Super League. PSM Makassar masih berada di peringkat 13 dengan 28 poin dari 27 laga.
Tim asal Makassar itu masih terpaut 10 poin dari PSIM Yogyakarta. PSIM Yogyakarta kini menempati peringkat delapan klasemen sementara Super League.
Hasil di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat, menjadi tambahan penting bagi PSM Makassar. Selain memberi tiga poin, kemenangan ini juga menegaskan keberhasilan tim bangkit setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

