Freiburg melaju ke final Liga Europa setelah mengalahkan Braga 3-1 pada leg kedua semifinal di Europa Park Stadium, Freiburg, Jumat dini hari WIB. Hasil ini membawa klub Jerman itu menantang Aston Villa pada final di Istanbul, 21 Mei. Freiburg lolos dengan agregat 4-3 setelah membalikkan kekalahan 1-3 pada leg pertama.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi Freiburg. Mereka memastikan diri tampil pada final Eropa pertama dalam sejarah klub. Dua gol kemenangan Freiburg dicetak Lukas Kuebler, sedangkan satu gol lain dibuat Johan Manzambi.
Aston Villa sudah lebih dulu mengamankan tiket final. Klub Inggris itu menyingkirkan Nottingham Forest dengan agregat 4-1, menurut laman UEFA.
Braga sebenarnya datang dengan modal kemenangan dari leg pertama. Namun, situasi berubah cepat sejak menit ketujuh. Mario Dorgeles menerima kartu merah setelah menjatuhkan Jan-Niklas Beste yang lolos dari jebakan offside dan berpeluang besar mencetak gol.
Unggul jumlah pemain membuat Freiburg langsung menguasai permainan. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-19 lewat gol Lukas Kuebler. Sapuan pemain Braga mengenai tubuh Kuebler, lalu bola memantul tiang sebelum masuk ke gawang.
Freiburg menambah tekanan menjelang turun minum. Pada menit ke-41, Johan Manzambi menerima bola di luar kotak penalti. Ia lalu melepaskan tembakan melengkung keras ke sudut gawang Braga untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Meski bermain dengan 10 orang, Braga masih sempat mengancam pada akhir babak pertama. Victor Gomez berhasil melewati kiper Noah Atubolu. Namun, tembakannya membentur tiang gawang.
Bola pantul kemudian disambar Rodrigo Zalazar. Akan tetapi, upaya itu diblok oleh bek Freiburg, Philipp Lienhart. Skor 2-0 bertahan hingga jeda dan membuat agregat sementara menjadi imbang.
Memasuki babak kedua, Freiburg tetap tampil dominan. Johan Manzambi kembali merepotkan pertahanan lawan dan memaksa kiper Braga, Lukas Hornicek, melakukan penyelamatan penting.
Gol ketiga Freiburg akhirnya lahir pada menit ke-72. Berawal dari tendangan bebas Vincenzo Grifo, Lukas Kuebler menyundul bola ke pojok jauh gawang. Gol itu membawa Freiburg unggul 3-0 dan berbalik memimpin agregat.
Braga belum menyerah. Tim tamu memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 pada menit ke-79 lewat sundulan jarak dekat Pau Victor. Gol tersebut membuat sisa pertandingan berjalan lebih menegangkan.
Pada menit-menit akhir, Braga terus menekan demi mencari gol tambahan. Namun, Noah Atubolu tampil sigap di bawah mistar Freiburg. Ia melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Gabri Martinez.
Hingga peluit akhir berbunyi, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan Freiburg. Hasil itu cukup untuk mengantar mereka ke partai puncak. Di final nanti, Freiburg akan berhadapan dengan Aston Villa di Istanbul pada 21 Mei.
Sumber: ANTARA

