Dudung Bidik Timnas Football 7 Indonesia Berprestasi di Roma
Ketua Umum Indonesia Football 7 Federation Dudung Abdurachman menargetkan Tim Nasional sepak bola tujuh lawan tujuh Indonesia meraih prestasi pada ajang Intercontinental Cup di Roma, Italia, Agustus mendatang. Target itu disampaikan di Jakarta, Jumat, dalam keterangan tertulis yang diterima media.
Dudung menyebut Football 7 Indonesia membawa mimpi besar dari level komunitas ke panggung dunia. Ia menegaskan federasi ingin memperkenalkan Indonesia lewat cabang olahraga tersebut.
“Dari lapangan kecil, kita bangun mimpi besar, dari komunitas kita melangkah ke dunia. Football Seven Indonesia dimulai hari ini, dan akan kita bawa hingga dunia mengenal Indonesia,” kata Dudung.
Dudung optimistis Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level global. Menurut dia, jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 280 juta jiwa seharusnya bisa melahirkan setidaknya tujuh pemain hebat untuk tim nasional.
Ia menilai tantangan utama atlet Indonesia di level dunia bukan hanya soal teknik. Dudung menyoroti kekuatan mental dan kedisiplinan pemain saat bertanding.
“Jiwa-jiwa kompetisi dan petarung yang pantang menyerah akan terbentuk,” ujar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut.
Untuk memperkuat aspek itu, Dudung menarik pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, ke dalam jajaran federasi sebagai Penasihat Teknik. Kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia itu diharapkan dapat menularkan standar disiplin tinggi kepada para atlet.
“Alhamdulillah, Shin Tae-yong berkenan karena mencintai Indonesia,” ungkap Dudung.
Dudung juga mengapresiasi rekam jejak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia. Dalam keterangannya, ia menyebut Shin pernah membawa Indonesia ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam operasional tim, tim nasional Football 7 Indonesia akan ditangani jajaran pelatih profesional. Struktur kepelatihan itu dipimpin oleh Socrates Matulessy. Sementara itu, Shin Tae-yong akan berperan sebagai pemantau agar arah pengembangan tim tetap sesuai rencana.
Indonesia Football 7 Federation disebut telah resmi terafiliasi dengan International Football 7 Federation (FIF7) sejak tahun 2011. Dari sisi infrastruktur, olahraga ini juga dinilai memiliki basis yang luas di Indonesia.
Federasi mencatat ada sekitar 1.700 lapangan mini soccer yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Ketersediaan infrastruktur itu dinilai menjadi modal penting untuk pengembangan Football 7 di tingkat nasional.
Pemusatan latihan tim nasional dijadwalkan dimulai satu bulan sebelum keberangkatan ke Italia. Federasi juga berharap sinergi dengan berbagai pihak, termasuk PSSI, terus terjalin demi kemajuan sepak bola nasional.
Sumber: ANTARA

