Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak pada Kamis, 16 April 2026, di Bandung, tinggal selangkah lagi memecahkan rekor poin pelatih legendaris klub, Indra M. Thohir. Hodak kini mengoleksi 199 poin bersama Persib Bandung dan hanya membutuhkan tambahan poin untuk melewati catatan 200 poin milik Indra M. Thohir.
Catatan itu dibukukan Hodak dari 94 pertandingan sejak mulai menangani Persib pada pekan keenam Liga 1 2023/2024. Dari jumlah laga tersebut, ia membawa tim meraih 57 kemenangan, 28 hasil imbang, dan 9 kekalahan.
“Saya tidak merasa tertekan, tapi itu hal yang bagus, menyenangkan. Rekor apa pun itu bagus,” ujar Hodak di Bandung, Kamis.
Rekor 200 poin sebelumnya dipegang Indra Tohir. Angka itu dikumpulkan dalam periode kepelatihannya pada musim 1994/1995, 1999–2001, dan 2005.
Bagi Hodak, peluang melampaui catatan tersebut memiliki arti penting. Ia menilai capaian itu istimewa karena Indra Thohir merupakan sosok yang meletakkan standar tinggi untuk Persib.
Indra Thohir juga dikenal sebagai pelatih yang membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia. Karena itu, Hodak menilai melewati torehan sang legenda bukan hal yang mudah.
“Mencapai itu berarti sesuatu yang penting. Melampaui beliau tidak mudah, jadi itu pencapaian yang bagus,” katanya.
Peluang Hodak memecahkan rekor akan datang pada laga Super League berikutnya. Persib dijadwalkan menghadapi Dewa United pada Senin (20/4).
Dengan tambahan minimal dua poin, Hodak akan mengukuhkan diri sebagai pelatih dengan raihan poin terbanyak dalam sejarah Persib pada era Liga Indonesia. Situasi itu membuat laga melawan Dewa United menjadi momen penting bagi pelatih asal Kroasia tersebut.
“Ini sebagai sebuah kehormatan besar mengingat reputasi Indra Thohir yang sangat dihormati di Bandung,” kata dia.
Sejauh ini, Hodak sudah menempatkan namanya sangat dekat dengan salah satu rekor penting di Persib. Konsistensinya sejak datang pada Liga 1 2023/2024 membuat peluang mencatat sejarah baru kini terbuka lebar.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

