Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps mengakui timnya tampil di bawah standar saat kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026, Selasa waktu setempat, di Stadion AT&T, Arlington. Pengakuan itu disampaikan Deschamps setelah Les Blues gagal mengimbangi permainan lawan.
Laman FIFA pada Rabu menyebut Deschamps menilai kekalahan itu tak lepas dari performa Prancis yang tidak seperti biasanya. Menurut dia, beberapa aspek permainan Kylian Mbappe cs tidak muncul sepanjang pertandingan.
“Ini terutama kesalahan kami sendiri. Performa kami kurang maksimal dan serangan kami tidak seberbahaya yang seharusnya,” nilai Deschamps.
Deschamps juga menyoroti kesalahan teknis yang dilakukan anak asuhnya. Ia menyebut operan-operan Prancis beberapa kali tidak akurat, padahal situasi itu bisa berkembang menjadi peluang mencetak gol.
“Kami melakukan beberapa kesalahan teknis dalam operan yang sebenarnya bisa berujung pada peluang mencetak gol. Itulah kenyataan di level elite, meskipun hal itu menyakitkan,” sambung dia.
Prancis takluk 0-2 kepada Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Selasa waktu setempat. Dua gol Spanyol lahir lewat penalti Mikel Oyarzabal dan sontekan Pedro Porrok.
Hasil itu membuat Prancis gagal kembali mencapai final Piala Dunia. Sebelumnya, mereka sukses menembus partai puncak pada dua edisi beruntun, yakni 2018 sebagai juara dan 2022 sebagai peringkat kedua.
Deschamps mengakui kekalahan tersebut terasa berat bagi para pemainnya. Sebab, Mbappe cs datang dengan ambisi besar untuk kembali melaju hingga laga final.
“Harus diakui bahwa hari ini performa teknis kami sedikit di bawah standar biasanya saat menghadapi tim yang benar-benar menguasai jalannya pertandingan,” jelas Deschamps.
Spanyol pada laga ini mampu mengendalikan pertandingan dan membuat Prancis kesulitan mengembangkan permainan. Kondisi itu membuat Les Blues tidak mampu memberikan ancaman yang cukup berarti di lini depan.
Meski gagal ke final, perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 belum berakhir. Mereka masih akan memainkan pertandingan perebutan tempat ketiga pada akhir pekan ini.
Prancis dijadwalkan menghadapi Inggris atau Argentina di Hard Rock, Miami. Laga itu menjadi kesempatan terakhir bagi Les Blues untuk menutup turnamen dengan hasil positif.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

