Southampton memerlukan izin khusus dari FA untuk memakai jersi kuning edisi peringatan pada semifinal Piala FA musim ini, Senin, di Inggris. Klub itu ingin tetap mengenakan seragam yang selama ini dipakai sepanjang perjalanan mereka di ajang tersebut.
Menurut laporan The New York Times yang dikutip ANTARA, Southampton telah memakai jersi kuning di seluruh laga Piala FA musim ini. Jersi itu digunakan untuk memperingati 50 tahun keberhasilan mereka menjuarai Piala FA pada 1976.
Masalah muncul karena mulai babak semifinal, setiap klub wajib mengenakan seragam yang sudah didaftarkan sejak awal musim. Seragam yang diperbolehkan hanya kostum kandang, tandang, atau ketiga. Jersi edisi peringatan milik Southampton tidak masuk dalam daftar itu.
Meski begitu, klub tetap bisa mengajukan permintaan khusus untuk memakai seragam berbeda pada semifinal atau final. Permintaan tersebut nantinya akan dipertimbangkan oleh FA.
Jersi berwarna kuning dengan aksen biru itu terinspirasi dari seragam yang dipakai Southampton saat mengalahkan Manchester United 1-0 pada final Piala FA 1976. Gelar itu masih menjadi satu-satunya trofi utama dalam sejarah klub.
FA disebut memahami arti penting momen tersebut bagi Southampton. Karena itu, federasi terbuka untuk mencari solusi setelah undian semifinal dilakukan. Namun, FA juga belum bisa memberi jaminan karena ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan, termasuk potensi benturan warna seragam.
Situasi itu bisa menjadi persoalan jika Southampton berstatus sebagai “tim tandang” di semifinal. Meski dimainkan di stadion netral, yakni Stadion Wembley, status itu tetap berpengaruh pada pemilihan seragam.
Southampton akan menghadapi Leeds United di semifinal. Leeds United sendiri lolos setelah menghadapi West Ham United di perempat final, sesuai hasil undian yang disebutkan dalam laporan tersebut.
Klub asuhan Tonda Eckert berharap peluang memakai jersi kuning akan lebih besar jika mereka bertemu Manchester City atau Chelsea di semifinal. Harapan serupa juga muncul bila mereka mendapat status sebagai “tim kandang”.
Sejauh ini, Southampton selalu memakai jersi peringatan tersebut dalam empat kemenangan mereka di Piala FA. Mereka menang atas Doncaster Rovers, Leicester City, Fulham, dan Arsenal.
Kemenangan terakhir diraih pada perempat final Sabtu (4/4) lalu saat menyingkirkan Arsenal. Southampton menang 2-1 berkat gol Shea Charles pada akhir pertandingan.
Hasil itu membuat Southampton mencapai semifinal Piala FA untuk pertama kalinya sejak 2021. Klub itu kini memburu final kelima sepanjang sejarah mereka dan yang pertama sejak 2003, ketika kalah dari Arsenal.
Selain melaju di Piala FA, Southampton juga sedang berada dalam tren positif. Kemenangan atas Arsenal memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di semua kompetisi menjadi 15 pertandingan.
Saat ini Southampton menempati peringkat ketujuh klasemen sementara liga strata kedua (Championship). Mereka hanya terpaut satu poin dari zona play-off promosi, dengan satu pertandingan lebih sedikit.
Sumber: ANTARA

