Barcelona Raphinha terancam sanksi UEFA pada Kamis, 16 April 2026, setelah melontarkan kritik keras usai Barcelona tersingkir di Stadion Wanda Metropolitano. Penyerang sayap Barcelona itu menyebut timnya “dirampok” oleh keputusan wasit dalam laga perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Atletico Madrid.
Mengutip Mundo Deportivo, komentar Raphinha terhadap wasit Clement Turpin disebut bisa berujung hukuman dari UEFA. Pemain berusia 29 tahun itu dinilai melanggar aturan karena dianggap merendahkan wasit dan otoritas sepak bola Eropa.
Barcelona gagal melaju ke semifinal meski menang 2-1 pada leg kedua, Rabu (15/4) dini hari WIB. Hasil itu belum cukup karena tim asuhan Hansi Flick kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid.
Sebelumnya, Barcelona tumbang 0-2 pada leg pertama. Kekalahan itu membuat kemenangan di leg kedua tidak mampu membalikkan keadaan.
Pada pertandingan di Wanda Metropolitano, Barcelona tampil menekan. Namun, mereka kesulitan memaksimalkan sejumlah peluang emas yang didapat.
Situasi semakin berat setelah Eric Garcia menerima kartu merah di pertengahan babak kedua. Bek Barcelona itu diusir usai melakukan pelanggaran terhadap Alexander Sorloth.
Raphinha yang absen pada pertandingan tersebut meluapkan kekesalannya setelah laga usai. Dia secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit dan menyebut Barcelona “dirampok” oleh sejumlah keputusan kontroversial sepanjang pertandingan.
UEFA memiliki kewenangan untuk menjatuhkan hukuman larangan bertanding hingga tiga pertandingan di kompetisi antarklub Eropa. Jika sanksi benar dijatuhkan, Raphinha kemungkinan menjalani hukuman itu pada fase liga Liga Champions musim 2026/2027.
Kasus seperti ini pernah terjadi pada Neymar pada 2019. Saat itu, Neymar mendapat sanksi setelah melontarkan kritik keras terhadap wasit di Liga Champions.
Selain komentarnya, gestur Raphinha juga menjadi perhatian. Dia sempat membalas cemoohan suporter Atletico dengan isyarat yang menyiratkan Los Colchoneros akan tersingkir di semifinal.
Raphinha kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada fans Atletico. Dia menjelaskan aksinya terjadi setelah mendapat cemoohan dari suporter lawan usai Barcelona tersingkir.
“Saya minta maaf atas gestur yang tidak pantas, hal itu tidak sejelan dengan nilai dan karakter saya. Tindakan itu terjadi dalam momen ketegangan saat saya membalas penggemar (Atletico) yang mencemooh saya,” tulis Raphinha di media sosialnya.
Ancaman sanksi kini membayangi winger asal Brasil itu. UEFA dapat menindak komentar maupun tindakan yang dianggap merendahkan perangkat pertandingan.
Sumber: ANTARA News

