Film Dokumenter Timnas Indonesia Tayang 18 Juni 2026
Fremantle Indonesia dan Beach House Pictures akan merilis film dokumenter The Longest Wait: The Dream: No Dream is Too Far, No Wait is Too Long pada 18 Juni 2026 di seluruh bioskop Indonesia. Kepastian itu disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa. Film ini mengangkat sisi humanisme perjuangan tim nasional sepak bola Indonesia.
Executive Producer Fremantle Indonesia Sakti Parantean mengatakan film tersebut tidak hanya menyoroti hasil pertandingan. Menurut dia, fokus utama film adalah sisi manusiawi para pemain yang berada di dalam Timnas Indonesia.
“Yang ingin kami tampilkan (dalam film ini) bukan sekadar hasil, tetapi sisi humanisme dari para pemain yang tergabung di dalam timnas,” kata Sakti Parantean.
Selain kisah para pemain, film itu juga menampilkan ekosistem yang mendukung perjalanan Timnas Indonesia. Unsur tersebut meliputi pelatih dan para suporter yang ikut menjadi bagian dari perjuangan tim.
Sakti menjelaskan film dokumenter ini hadir untuk menangkap momentum kebangkitan Timnas Indonesia. Momen itu terjadi saat tim mencetak sejarah dengan lolos ke putaran ketiga kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2026.
Menurut dia, pencapaian tersebut kembali menghidupkan impian Indonesia untuk tampil di Piala Dunia. Indonesia pernah tampil di Piala Dunia 1938 di Prancis. Saat itu Indonesia masih bernama Hindia Belanda karena masih dijajah Belanda.
Perjalanan Timnas Garuda pada kualifikasi putaran ketiga dan keempat, kata Sakti, menyimpan banyak cerita. Sebagian kisah sudah diketahui publik, tetapi masih ada banyak hal lain yang belum terungkap.
“Untuk itu film ini hadir mengisahkan tentang perjuangan, impian yang di dalamnya tentu ada harapan timnas yang tak padam untuk tampil di panggung tertinggi,” katanya.
Pemain Timnas Indonesia Shayne Pattynama menyebut keterlibatannya dalam film itu menjadi pengalaman hidup yang sangat berarti. Ia juga menilai proses produksi dokumenter berjalan sangat baik.
Pattynama mengatakan film tersebut menampilkan fakta-fakta yang murni. Ia menekankan pentingnya rasa percaya dan kenyamanan selama proses pengambilan gambar agar semua cerita tersampaikan dengan alami.
“Seperti yang kami katakan juga, kuncinya adalah mendapatkan kepercayaan, memiliki perasaan yang baik sehingga merasa nyaman dengan kamera di sekitar untuk berbicara hal yang benar, dan itu tidak terasa dipaksakan,” katanya.
Bek Timnas Indonesia itu meyakini film tersebut akan dinantikan banyak pihak, terutama para pendukung Timnas Garuda. Ia menyebut para pemain timnas juga menaruh antusiasme yang sama terhadap hasil akhir film tersebut.
“Seperti yang saya katakan, saya sendiri belum melihatnya (secara utuh), jadi saya sangat, sangat bersemangat,” katanya.
Peluncuran poster film The Longest Wait dilakukan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/4/2026). Dalam acara itu, Shayne Pattynama hadir bersama Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto, perwakilan rumah produksi, sponsor, dan suporter.
Sumber: ANTARA

