PSIM Yogyakarta melepas Anton Fase setelah musim kompetisi 2025/2026 berakhir. Klub BRI Super League itu mengumumkan keputusan tersebut melalui laman resmi klub pada Jumat.
Perpisahan ini menutup perjalanan satu musim pemain asing berdarah Suriname tersebut bersama Laskar Mataram. Anton mencatat sembilan penampilan di Super League dengan kontribusi dua gol dan satu assist dari 601 menit bermain.
PSIM Yogyakarta Akhiri Kerja Sama dengan Anton Fase
General Manager PSIM Yogyakarta Steven Sunny menyampaikan bahwa klub menyayangkan Anton belum memberi kontribusi maksimal selama membela tim. Ia menilai penampilan Anton pada awal musim cukup membantu permainan PSIM.
Situasi berubah ketika Anton mengalami cedera retak pada bagian jari kaki pada pertengahan musim. Steven menyebut proses pemulihan sang pemain memakan waktu lebih lama dari harapan klub.
"Waktu awal musim penampilannya cukup bagus dan sangat membantu tim, sayangnya dia mengalami cedera retak di bagian jari kaki pada pertengahan musim kemarin dan pemulihannya memang memakan waktu yang cukup signifikan dari ekspektasi," ungkap Steven.
Manajemen PSIM lewat Steven juga menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan dedikasi Anton. Klub mendoakan kelanjutan karier pemain tersebut setelah meninggalkan Laskar Mataram.
Cedera Jari Kaki Pengaruhi Musim Anton Fase
Anton datang ke PSIM pada awal musim kompetisi 2025/2026. Namun, cedera pada pertengahan musim membuat jumlah menit bermainnya tidak besar sepanjang kompetisi.
Catatan 601 menit bermain menggambarkan peran Anton yang sempat hadir dalam skuad, tetapi tidak berjalan panjang. Dari sembilan laga, ia tetap mencatat dua gol dan satu assist untuk PSIM di Super League.
Kabar pergerakan skuad klub Liga Indonesia seperti PSIM berada dalam ruang berita sepak bola nasional yang sama dengan agenda Timnas Indonesia, karena keduanya ikut membentuk perhatian publik terhadap sepak bola Tanah Air.
Anton Fase Tinggalkan Pesan untuk PSIM dan Suporter
Anton menyampaikan terima kasih atas kesempatan bermain untuk PSIM Yogyakarta. Ia juga mengingat hubungan yang ia bangun bersama pemain, staf, dan lingkungan klub selama berada di Indonesia.
Dukungan suporter menjadi bagian yang ia kenang dari masa kebersamaannya dengan Laskar Mataram. Anton juga berharap PSIM mendapat keberuntungan pada musim berikutnya.
"Saya sangat senang bisa bermain untuk klub yang begitu indah dengan suporter yang luar biasa. Saya berharap mereka mendapatkan banyak keberuntungan di musim depan. Untuk para suporter, semoga sukses, dan sampai jumpa lagi," pungkasnya.
Catatan Singkat Anton Fase di PSIM Yogyakarta
- PSIM Yogyakarta melepas Anton Fase setelah musim 2025/2026 berakhir.
- Anton merupakan pemain asing berdarah Suriname.
- Ia bermain dalam sembilan pertandingan Super League bersama PSIM.
- Anton menghasilkan dua gol dan satu assist.
- Total menit bermainnya bersama Laskar Mataram mencapai 601 menit.
- Cedera retak pada jari kaki memengaruhi perjalanan musimnya.
Keputusan ini menambah daftar perubahan skuad PSIM setelah kompetisi 2025/2026 berakhir. Klub dan pemain menutup kerja sama dengan ucapan terima kasih serta harapan baik untuk perjalanan masing-masing.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

