Klopp: Jerman Bisa Kalahkan Siapa Pun Jika Tetap Bermain dengan Identitasnya
Piala Dunia

Klopp: Jerman Bisa Kalahkan Siapa Pun Jika Tetap Bermain dengan Identitasnya

Jurgen Klopp menyatakan tim nasional Jerman bisa mengalahkan siapa pun pada Jumat, 24 Juli 2026, di Jakarta, asalkan bermain dengan identitas sendiri. Pelatih baru Jerman itu menegaskan timnya tak perlu terus membandingkan diri dengan Spanyol, Argentina, atau Prancis.

“Saat kita di Jerman bertanya, ‘Apakah kita sehebat Prancis?’ jawabannya adalah tidak; itu tidak benar. Pertanyaan yang seharusnya muncul adalah, ‘Apakah kita memiliki pemain seperti Dembélé, Mbappé, Doué, atau Barcola?’ Jawabannya pun tidak. Namun, kita tetap bisa mengalahkan mereka,” kata Klopp, dikutip dari akun X resmi media Jerman iMiaSanMia, Jumat.

Klopp menilai hal terpenting bagi Jerman adalah memahami diri sendiri dan cara bermain mereka. Menurut dia, kekuatan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh perbandingan kualitas individu dengan negara lain.

“Tidaklah penting untuk terus membandingkan diri dengan Prancis, Spanyol, atau Argentina. Hal terpenting adalah melihat diri sendiri dan cara kita bermain sepak bola,” tambah dia.

Klopp dilaporkan menandatangani kontrak dengan Jerman sampai 2030. Ia akan memimpin tim itu pada turnamen besar terdekat, yakni Piala Eropa 2028 yang digelar di Inggris, Irlandia Utara, Republik Irlandia, Skotlandia, dan Wales.

Penunjukan Klopp terjadi setelah Jerman gagal di Piala Dunia 2026 bersama Julian Nagelsmann. Saat itu, Jerman sempat tampil meyakinkan setelah menang 7-1 atas Curacao pada laga pembuka.

Namun, langkah mereka terhenti pada babak 32 besar. Paraguay menyingkirkan Jerman melalui adu penalti.

Sebelum itu, Nagelsmann juga gagal membawa Jerman melangkah jauh di Piala Eropa 2024. Saat menjadi tuan rumah, mereka tersingkir pada babak perempat final oleh Spanyol, yang kemudian menjadi juara.

Klopp mengakui Jerman bukan tim nomor satu dunia saat ini. Meski begitu, ia yakin timnya bisa menantang negara-negara yang berada di atas mereka lewat gaya bermain sendiri.

“Memang benar, saat ini kita bukan tim nomor satu di dunia. Ada 11 negara yang berada di atas kita dalam peringkat, tetapi kita harus mampu mengalahkan mereka melalui cara kita bermain sepak bola.”

Laga pertama Klopp bersama Jerman akan digelar dua bulan lagi. Tepatnya pada 25 September, Jerman akan menghadapi Belanda pada laga pertama Nations League musim baru.

Klopp menyebut ia membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tugas barunya. Ia juga menekankan pentingnya menjalin komunikasi sejak awal dengan para pemain Jerman yang bermain di berbagai negara.

“Untungnya, pertandingan pertama tidak berlangsung besok. Saya pasti akan kewalahan. Saya akan menyaksikan pertandingan di setiap negara tempat para pemain kami berada, termasuk di sini, di Jerman,” kata mantan pelatih Liverpool tersebut.

“Belakangan ini, saya telah memperoleh banyak sekali wawasan. Menjaga komunikasi dengan para pemain sangatlah penting, dan saya akan berusaha menghubungi mereka sejak awal. Itu akan menjadi tugas pertama saya,” tambah dia.

Sementara itu, Presiden DFB Bernd Neuendorf menyebut Klopp sebagai sosok yang tepat untuk mengembalikan Jerman menjadi tim nomor satu dunia. Jerman sendiri sudah empat kali menjadi juara dunia, dengan terakhir kali pada 12 tahun lalu di Brasil.

“Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat intensif dalam beberapa minggu terakhir. Dia adalah pilihan utama kami sejak awal; kami semua di dalam asosiasi sepakat mengenai hal itu. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk merekrut Jürgen Klopp. Dia adalah solusi terbaik,” ucap Neuendorf.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar