PSIM Waspadai Tiga Penyerang Bhayangkara FC Jelang Pertandingan Lanjutan Liga 2
Sepakbola Indonesia

PSIM Waspadai Tiga Penyerang Bhayangkara FC Jelang Pertandingan Lanjutan Liga 2

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel meminta timnya mewaspadai tiga penyerang baru Bhayangkara Presisi Lampung FC jelang lanjutan Super League Indonesia 2025/2026 di Bandarlampung, Kamis, 16 April 2026. Kewaspadaan itu disampaikan karena PSIM akan menghadapi lawannya di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim.

Van Gastel menilai tiga pemain depan Bhayangkara memiliki atribut yang berbahaya. Ia menyebut ketiganya punya fisik, postur, dan kecepatan yang bisa menyulitkan timnya.

“Untuk pemain yang kami waspadai ada tiga penyerang karena memiliki fisik, postur, dan kecepatan yang sangat berbahaya. Tentu kami harus berhati-hati dengan mereka,” katanya di Bandarlampung, Kamis.

Pelatih asal Belanda itu juga mengingatkan para pemain PSIM agar fokus saat menguasai bola. Ia tidak ingin timnya membuat kesalahan yang bisa dimanfaatkan lawan dalam fase transisi cepat.

“Tentu kami harus berhati-hati soal itu. Karena tiga pemain depan mereka sangat cepat dan kuat,” katanya.

Menurut Van Gastel, Bhayangkara FC saat ini berbeda dibanding tim yang dihadapi PSIM pada pertemuan pertama di Yogyakarta. Kehadiran sejumlah pemain baru membuat kekuatan lawan meningkat.

Ia menyoroti perubahan yang terjadi setelah Bhayangkara mendatangkan enam pemain baru. Tambahan amunisi itu dinilai ikut mengangkat performa tim hingga mampu mengoleksi 23 poin.

“Mereka menerima enam pemain baru dan mengumpulkan 23 poin. Jadi itu sangat mengagumkan, ini adalah tim yang berbeda dengan tim di Yogyakarta, kalian bisa melihat tiga penyerang mereka sangat berbahaya,” katanya.

Meski begitu, Van Gastel memastikan PSIM tetap melakukan persiapan seperti biasa. Ia menyebut skuadnya siap tampil menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung meski kehilangan dua pemain.

Menurut dia, absennya dua pemain bukan masalah besar. Sebab, para pemain lain sudah memahami cara bermain PSIM sejak awal musim dan diminta siap saat tim membutuhkan.

“Secara keseluruhan anak-anak sudah siap tampil meski kami kehilangan dua pemain. Tapi itu bukan masalah karena pemain sudah tahu cara bermain PSIM, dan itu yang kita minta dari season awal, apabila tim membutuhkan kalian harus siap dan ini saatnya untuk kalian bermain,” katanya.

Berdasarkan klasemen Super League Indonesia 2025/2026, Bhayangkara berada di posisi kelima dengan 44 poin. Sementara itu, PSIM Yogyakarta menempati urutan kesembilan dengan 38 poin.

Baca juga  Bali United Hadapi Persib dengan Modal Percaya Diri Jelang Pertandingan

Laga ini menjadi ujian penting bagi PSIM untuk memperbaiki posisi di papan klasemen. Di sisi lain, Bhayangkara berupaya menjaga persaingan di zona atas dengan modal performa yang dinilai semakin kompetitif.

Sumber: ANTARA

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar