Madura United FC menang 2-1 atas Persik Kediri pada laga lanjutan BRI Super League 2025-2026, Sabtu, di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur. Hasil ini membawa tim tuan rumah keluar dari zona degradasi setelah meraih tiga poin penting pada pekan ke 27.
Dua gol Madura United FC dicetak oleh Fransiskus Alesandro pada menit ke 34 dan Riquelme Sousa pada menit ke-73. Persik Kediri sempat menyamakan skor lewat Rendi Sanjaya pada menit ke 62.
“Dengan kemenangan ini, Madura setidaknya bisa keluar dari zona degradasi,” kata Pelatih Careteker Madura United FC Rahmad Basuki usai pertandingan.
Sejak awal laga, Madura United FC tampil menekan. Tim berjuluk ‘Laskar Sape Kerrap’ itu langsung bermain menyerang setelah wasit Nindi Rohaendi memulai pertandingan.
Berbagai upaya dilakukan untuk membongkar pertahanan tim tamu. Namun, lini belakang Persik Kediri tampil rapat sehingga tuan rumah kesulitan menciptakan gol pada 20 menit awal.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke 34. Fransiskus Alesandro mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Jordy Wehrmann.
Gol itu membuat Madura United FC unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persik Kediri memberikan respons. Tim tamu mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-62 melalui Rendy Sanjaya.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan berjalan lebih sengit. Kedua tim berusaha mencari gol tambahan untuk mengamankan hasil.
Madura United FC akhirnya kembali memimpin pada menit ke-73. Riquelme Sousa mencetak gol penentu kemenangan setelah memanfaatkan umpan dari Sandro di depan kotak penalti.
Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga laga usai. Madura United FC pun menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1 atas Persik Kediri.
Tambahan tiga poin membuat Madura United berhasil keluar degradasi. Mereka naik ke peringkat 14 klasemen sementara BRI Liga 1 2025-2026 dengan 23 poin dari 27 pertandingan.
Kemenangan ini juga mengakhiri tren tanpa kemenangan Madura United yang telah berlangsung dalam 11 pertandingan terakhir. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi tim dalam persaingan di papan bawah klasemen.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

