Persija gagal melanjutkan tren kemenangan usai ditahan imbang PSIM
Sepakbola Indonesia

Persija gagal melanjutkan tren kemenangan usai ditahan imbang PSIM

Persija Jakarta ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu. Hasil ini membuat Persija gagal melanjutkan tren kemenangan dalam dua pertandingan sebelumnya.

PSIM langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan empat menit. Gol tuan rumah dicetak Ezequiel Vidal setelah memanfaatkan rangkaian serangan yang diawali Deri Corfe dan diteruskan Savio Sheva.

Vidal melepaskan tendangan kaki kiri mendatar dari sisi kanan area serang. Bola gagal dihentikan kiper Persija Eduardo dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk PSIM.

Persija kemudian merespons dengan meningkatkan tekanan. Upaya itu membuahkan penalti pada menit ke-18 setelah Allano Lima dilanggar Donny Warmerdam di kotak terlarang.

Allano yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya. Meski Cahya Supriadi membaca arah bola, tendangan itu tetap masuk dan membuat skor menjadi 1-1.

Setelah gol penyama kedudukan, Persija beberapa kali mengancam gawang PSIM. Tendangan Rayhan Hannan sempat membentur mistar pada menit ke-23, lalu peluang Allano dua menit kemudian masih belum berbuah gol.

Pada menit ke-34, Maxwell juga mendapat kesempatan lewat sundulan dari umpan Bruno Tubarao. Namun, bola masih melambung di atas gawang PSIM.

Persija kembali memperoleh penalti pada menit ke-42. Situasi itu terjadi setelah Allano kembali dijatuhkan di area terlarang, kali ini oleh Yusaku Yamadera.

Berbeda dari penalti pertama, kesempatan kedua ini gagal dimaksimalkan Persija. Maxwell yang dipercaya menjadi algojo tidak mampu menaklukkan Cahya, yang berhasil menebak arah tendangan.

Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-1. Persija sebenarnya sempat memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan, tetapi kegagalan penalti membuat kedudukan tidak berubah.

Baca juga  Persib Temui Dubes Prancis: Perkuat Hubungan Indonesia-Prancis melalui Sepak Bola

Pada babak kedua, Mauricio Souza melakukan perubahan pada menit ke-68. Maxwell ditarik keluar dan digantikan Gustavo Almeida, sementara Alaeddine Ajaraie masuk menggantikan Eksel Runtukahu.

Delapan menit berselang, Persija kembali menambah daya gedor. Fajar Fathurrahman dan Jean Mota dimasukkan untuk menggantikan Rayhan Hannan serta Bruno Tubarao.

Masuknya sejumlah pemain baru membuat Persija tampil lebih menekan. Namun, serangan Macan Kemayoran kerap mudah dibaca karena terlalu sering mengandalkan umpan silang.

PSIM yang memainkan laga kandang tanpa penonton mampu bertahan dengan disiplin. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel juga menjalani partai ini di Bali setelah kandang mereka dipindahkan dari Stadion Sultan Agung Bantul ke Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Peluang terakhir Persija hadir pada menit ke-90+8. Gustavo Almeida menyambut umpan silang Fajar dengan sundulan, tetapi bola terlalu lemah dan diamankan Cahya Supriadi.

Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai. Hasil ini membuat Persija mengoleksi 59 poin di posisi ketiga, sedangkan PSIM naik satu tingkat ke peringkat sembilan dengan 39 poin.

Bagi Persija, tambahan satu poin ini membuat mereka gagal memanfaatkan situasi setelah Persib Bandung kehilangan poin penuh pada laga terakhirnya. Sementara itu, PSIM masih belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir.

Pada pekan ke-30, Persija akan menjamu Persis Solo pada Senin (27/4) pukul 19.00 WIB. Adapun PSIM akan menjamu Persita Tangerang pada Kamis (30/4) pukul 15.30 WIB.

Susunan pemain:

PSIM: Cahya Supriadi (GK), Franco Ramos Mingo, Jop van de Avert, Yusaku Yamadera, Raka Cahyana, Ze Valente, Donny Warmerdam, Muhammad Iqbal, Savio Sheva, Ezequiel Vidal, Deri Corfe.

Pelatih: Jean-Paul van Gastel.

Persija: Carlos Eduardo (GK), Bruno Tubarao, Paulo Ricardo, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Van Basty Sousa, Jordi Amat, Allano, Rayhan Hannan, Maxwell, Eksel Runtukahu.

Baca juga  Pelatih Malut: Arema Tetap Tim Kuat meski Kehilangan Sejumlah Pilar Utama

Pelatih: Mauricio Souza.

Sumber: ANTARA

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar