Badan Tim Nasional Futsal Indonesia membuka ruang belajar langsung bagi pelatih futsal dari akademi dan klub melalui pemusatan latihan Timnas Futsal Indonesia U17.
Kepala Badan Tim Nasional Futsal Indonesia Andri Paranoan menyampaikan bahwa para pelatih dapat memantau proses latihan di lapangan dan sesi analisa kelas saat skuad U17 bersiap menuju VI Nations U17 Futsal Tournament 2026 di Spanyol.
Pelatih Akademi dan Klub Bisa Melihat TC Timnas Futsal U17
Andri Paranoan menjelaskan bahwa kesempatan ini bertujuan membantu pembinaan futsal usia muda. Dengan melihat langsung kebutuhan tim nasional, pelatih di level akademi dan klub dapat memahami arah persiapan pemain sejak tahap pembinaan dasar.
“(Langkah ini) dilakukan supaya nanti (pembinaan) di grassroots bisa menyasar pada persiapan untuk masuk tim nasional seperti apa,” kata Andri Paranoan.
Andri menyampaikan pernyataan itu kepada awak media setelah sesi pemusatan latihan Timnas Futsal Indonesia U17 di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Program ini memberi pelatih akses untuk melihat bagaimana pemain menjalankan materi latihan di lapangan.
Selain sesi praktik, para pelatih juga dapat mengikuti bagian analisa di kelas. Dengan format itu, pelatih akademi dan klub tidak hanya melihat latihan teknis, tetapi juga mendapatkan gambaran tentang cara staf tim membaca kebutuhan pemain.
Hector Souto Ingin Materi Latihan Terbuka untuk Pelatih Futsal
Andri menyebut pelatih tim nasional futsal Indonesia Hector Souto menginginkan materi program TC tersebut dapat disaksikan pelatih futsal dari akademi maupun klub. Hector kemudian membuka undangan bagi pelatih futsal untuk hadir langsung di lapangan.
Menurut Andri, pendekatan itu menjadi bagian dari program yang Hector jalankan selama pemusatan latihan. Skuad U17 saat ini berisi banyak pemain muda yang baru menjalani program TC bersama tim nasional futsal.
Hector Souto juga memegang peran sebagai Kepala Ekspedisi Tim Nasional Futsal Indonesia. Ia bersama Pelatih Kepala Tim Nasional Futsal Indonesia U17 Amril Daulay membimbing skuad menuju turnamen di Spanyol.
Agenda ini menambah konteks pembinaan usia muda dalam ekosistem Timnas Indonesia, terutama karena staf futsal membuka proses latihan agar pelatih akar rumput dapat melihat standar yang tim nasional butuhkan.
VI Nations U17 Futsal Tournament 2026 Jadi Target Persiapan
Timnas Futsal Indonesia U17 menjalani TC untuk menghadapi VI Nations U17 Futsal Tournament 2026. Sumber menyebut turnamen di Spanyol itu berjalan pada 24-28 Juni.
Federasi Futsal Indonesia sebelumnya telah mengumumkan 19 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan. Komposisi skuad mencakup posisi kiper, anchor, flank, dan pivot.
Bagi pelatih akademi dan klub, akses seperti ini memberi gambaran praktis tentang kebutuhan pemain muda saat masuk program tim nasional. Mereka dapat membawa pemahaman itu kembali ke lingkungan pembinaan masing-masing tanpa harus menebak standar latihan yang staf tim gunakan.
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia U17
Berikut daftar pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Futsal Indonesia U17 berdasarkan posisi:
- Kiper: Muhammad Rizky Munawir (Papua Barat), Azmi Anugrah (Jawa Barat), Ridho Ramadhan (Jawa Barat).
- Anchor: Niant Moris Very (Sulawesi Selatan), Anak Agung Ngurah Made Kresna (Bali), M Ibnu Alan (Banten), Muhammad Revan Aditya (Aceh).
- Flank: Ardio Febrian Dwi P. (Papua), Defon Yossie Andrea Di (Yogyakarta), Muh Rivail (Sulawesi Selatan), Muhammad Faisal Gumilang (Jawa Barat), Unokweng Paskalis Y. Sitokmabin (Papua), Roy Brian Salosa (Papua Barat Daya), Zahi Dzakwan Putra (Sulawesi Selatan), Muhamad Dafa Ramadan (Jawa Barat).
- Pivot: Hetson Messi H. Sirait (Papua), Geomorgan Maikel Kareth (Papua Barat Daya), Muh. Alfayyadh Rafarrel Haerul (Sulawesi Selatan), Raditia Yunior Pratama (Jawa Barat).
Dengan membuka sesi TC untuk pelatih akademi dan klub, Badan Tim Nasional Futsal Indonesia menempatkan persiapan Timnas Futsal U17 sebagai ruang belajar bersama. Program ini berjalan bersamaan dengan agenda skuad menuju turnamen usia muda di Spanyol.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

