Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury meminta maaf setelah timnya kalah 0-1 dari Madura United pada Rabu di Stadion Haji Agus Salim, Padang. Kekalahan itu menjadi yang kelima beruntun bagi Semen Padang di kompetisi Super League. Hasil ini membuat posisi Kabau Sirah makin terjepit di papan bawah.
Semen Padang kini tertahan di peringkat 17 dengan 20 poin. Mereka terpaut sembilan poin dari Madura United yang berada satu tingkat di atas zona degradasi. Situasi itu terjadi saat kompetisi hanya menyisakan empat pertandingan.
Imran memilih mengambil tanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut. Ia tidak menyalahkan pemain maupun pihak lain. Menurut dia, segala upaya sudah dilakukan, tetapi tim tetap gagal meraih hasil positif.
“Pertama tentunya saya mohon maaf kepada suporter dan masyarakat Sumatera Barat. Segala upaya sudah kami lakukan, tapi faktanya kita kalah. Saya tidak mau salahkan siapa-siapa. Ini kesalahan saya sebagai pelatih,” kata Imran dalam laman I.League pada Kamis.
Pelatih yang pernah menangani Malut United itu mengakui tidak semua pemain tampil dengan perjuangan maksimal. Meski begitu, ia tetap enggan melempar kesalahan kepada anak asuhnya. Imran menegaskan tanggung jawab tetap berada di pundaknya sebagai pelatih kepala.
“Ini tanggungjawab saya sebagai pelatih. Kita sudah perbaiki attacking, defending, transisi. Namun memang mentalitas yang akhirnya bicara. Saya tetap apresiasi beberapa pemain yang tampil luar biasa hari ini,” ujar Imran.
Kekalahan dari Madura United membuat peluang Semen Padang untuk bertahan di divisi utama semakin menipis. Dengan empat laga tersisa, tim maksimal hanya bisa menambah 12 poin. Imran pun mengakui kondisi timnya kini sudah sangat sulit jika dihitung secara matematis.
Meski begitu, ia menegaskan tidak akan meninggalkan tim di tengah situasi sulit. Imran memastikan tetap mendampingi Semen Padang hingga kompetisi berakhir. Ia menilai tanggung jawab sebagai pelatih harus dijalankan dalam kondisi apa pun.
“Namun saya punya tanggungjawab pada kondisi apapun itu. Saya akan terus sampai akhir kompetisi,” kata mantan pelatih Malut United tersebut.
Dalam waktu dekat, Semen Padang harus kembali menghadapi laga berat. Mereka dijadwalkan menjalani pertandingan tandang melawan Dewa United Banten FC. Laga itu akan dimainkan pada Minggu malam pukul 19.00 WIB akhir pekan ini.
Hasil pertandingan tersebut akan sangat menentukan sisa perjuangan Semen Padang di musim ini. Dengan posisi yang masih berada di zona merah, setiap laga kini menjadi penentu bagi peluang mereka untuk bertahan.
Sumber: ANTARA News

