Sumber gambar: mediakompeten.co.id
Timnas

PSSI Percepat Naturalisasi Baker dan Vickery demi Target 50 Besar FIFA

PSSI mempercepat proses naturalisasi dua pemain keturunan, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery. Langkah itu dibahas dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI pada Rabu (17/6/2026).

Proses naturalisasi Baker dan Vickery menjadi bagian dari proyeksi jangka panjang federasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. PSSI menempatkan target besar, yakni membawa skuad Garuda menembus peringkat 50 besar FIFA.

Saat ini, Indonesia disebut masih berada di peringkat ke-118 dunia. Karena itu, penambahan pemain keturunan dipandang sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas tim dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga: Erick Thohir Pastikan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masih Berproses

Naturalisasi Baker dan Vickery Masuk Agenda Jangka Panjang PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menyampaikan bahwa kehadiran kedua pemain tersebut berkaitan dengan target federasi. Ia menegaskan, PSSI tidak hanya membidik perbaikan peringkat dunia, tetapi juga posisi yang lebih kuat di level Asia.

“Kedua atlet diperlukan untuk mencapai target peringkat 50 besar FIFA. Ini adalah target jangka panjang dalam kurun waktu lebih dari lima tahun. Selain itu, kami menargetkan Indonesia masuk dalam 10 besar Asia,” ujar Sumardji.

Dalam proyeksi PSSI, naturalisasi kedua pemain muda itu diharapkan dapat membantu penguatan timnas untuk sejumlah agenda. Target jangka pendek dan menengah meliputi ASEAN Championship edisi 2026, 2028, dan 2030.

Selain itu, Baker dan Vickery juga masuk dalam rencana untuk FIFA Series sepanjang 2026 hingga 2031. Mereka turut dipersiapkan untuk Piala Asia AFC 2027 di Arab Saudi, Piala Asia 2031, serta babak Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2030.

Profil Mitchell Baker dan Luke Vickery

Mitchell Lee Baker merupakan penyerang berusia 19 tahun dari Georgetown University. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek asal Yogyakarta dan nenek asal Semarang.

Sementara itu, Luke Anthony Vickery adalah pemain sayap berusia 20 tahun. Ia bermain untuk Macarthur FC, klub dari kasta tertinggi Australia. Vickery memiliki garis keturunan Indonesia dari nenek yang lahir di Medan.

Kehadiran Mitchell dari sistem kompetisi Amerika Serikat dan Luke dari kompetisi Australia diharapkan memberi tambahan kualitas bagi Timnas Indonesia. Keduanya juga diharapkan membawa transfer pengetahuan bagi pemain domestik.

Menurut sumber yang sama, tahap finalisasi administrasi naturalisasi Baker dan Vickery kini sedang diselesaikan. Proses itu berjalan setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah dan legislatif.

Dengan percepatan ini, PSSI berharap rencana penguatan Timnas Indonesia dapat berjalan sesuai target. Ambisi menembus 50 besar FIFA dan masuk 10 besar Asia menjadi bagian dari agenda jangka panjang federasi.