Malut United Gagal Kalahkan Arema akibat Terkendala Kebugaran Pemain
Sepakbola Indonesia

Malut United Gagal Kalahkan Arema akibat Terkendala Kebugaran Pemain

Pelatih Malut United Hendri Susilo menyebut kebugaran pemain menjadi kendala saat timnya ditahan imbang Arema FC 1-1 pada laga Super League 2025/2026, Jumat (3/4/2026), di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Menurut Hendri, penurunan kondisi fisik mulai terlihat ketika pertandingan memasuki babak kedua. Situasi itu membuat Malut United tidak bisa tampil seperti biasanya saat menghadapi tuan rumah.

“Ketika memasuki menit 60-an sudah kelihatan penurunan stamina,” kata Hendri seusai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Ia mengatakan kondisi kebugaran pemain memaksanya mengubah pendekatan permainan. Malut United memilih tidak terlalu terbuka agar bisa menjaga keseimbangan tim selama laga berjalan.

Kekosongan pertandingan yang nyaris satu bulan disebut berdampak pada daya saing fisik para pemain. Karena itu, Hendri meminta anak asuhnya bermain lebih bertahan saat melawan Arema FC.

Malut United yang memulai laga dengan formasi empat bek beberapa kali mengubah skema menjadi lima bek. Perubahan itu dilakukan ketika gelandang bertahan Wbeymar Angulo turun membantu memperkuat lini belakang.

Dengan pendekatan tersebut, serangan Malut United tidak seagresif biasanya. Tim berjuluk Laskar Kie Raha lebih banyak mengandalkan serangan balik dari sisi sayap.

Umpan silang ke arah penyerang David da Silva menjadi salah satu pilihan utama dalam membangun ancaman. Namun strategi itu belum cukup untuk membawa Malut United meraih kemenangan di kandang Arema FC.

“Secara permainan kita bermain tidak seperti biasanya, penyebabnya mungkin salah satu karena itu (stamina-red),” ujar dia.

Meski gagal membawa pulang tiga poin, Hendri tetap bersyukur timnya mampu mengamankan hasil imbang. Ia menilai pertandingan tersebut berjalan sulit bagi para pemain Malut United.

Pelatih Malut United itu juga menyebut hasil akhir laga cukup adil untuk kedua tim. Tambahan satu poin dari Malang tetap dianggap penting bagi timnya dalam persaingan papan atas.

“Bagi pemain ini pertandingan yang sulit,” tutur Hendri.

Malut United saat ini masih menempati posisi keempat klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Mereka mengoleksi 46 poin dari 26 pertandingan.

Baca juga  Nehar Sadiki Nilai Bhayangkara Pantas Bersaing di Zona Lima Besar

Jumlah itu diperoleh dari 13 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan enam kekalahan. Setelah menghadapi Arema FC, Malut United akan menjalani laga kandang melawan Dewa United, Minggu (12/4).

Sumber: ANTARA

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar