Dua mahasiswa dari ekosistem Liga Universitas Coca-Cola membawa nama Indonesia ke United Nations Headquarters (UNHQ), New York. Mereka mengikuti program internasional "One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being" dengan agenda utama pada Jumat.
Indonesia mengirim Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Keduanya hadir dalam forum yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk membahas peran sepak bola bagi kesehatan mental dan kesejahteraan generasi muda.
Elang dan Elyas Bawa Isu Football for Mental Health
Program di New York memberi ruang bagi delegasi muda untuk menempatkan sepak bola dalam konteks yang lebih luas. Indonesia akan memperkenalkan pendekatan Football for Mental Health yang Liga Universitas jalankan melalui aktivitas sepak bola kampus.
Direktur Garuda Gemah Nusantara, Rizky Aidi, menegaskan bahwa Liga Universitas Coca-Cola tidak hanya mendorong kompetisi antar kampus. Menurutnya, platform tersebut juga membawa kampanye Play for Peace dan isu kesehatan mental generasi muda.
Melalui Liga Universitas Coca-Cola, kami berkomitmen menyediakan platform aktivitas mahasiswa yang tahun ini menyuarakan kampanye Play for Peace sekaligus mengawal isu kesehatan mental generasi muda (youth mental health),
Di luar agenda Timnas Indonesia, sepak bola Indonesia juga hadir lewat forum kepemudaan internasional seperti ini. Kabar tersebut menambah gambaran bahwa pembahasan sepak bola kini melebar ke isu kepemimpinan, inklusi, dan kesehatan mental.
Profil Dua Delegasi dari Liga Universitas Coca-Cola
Elang datang dengan latar belakang sebagai kapten tim STKIP Pasundan di Liga Universitas 2026. Ia telah menekuni sepak bola kompetitif selama lebih dari 13 tahun. Rekam jejak kepemimpinan di lapangan dan luar lapangan, konsistensi dalam pengembangan olahraga, serta kepedulian terhadap pemberdayaan pemuda menjadi faktor penting dalam perannya sebagai delegasi.
Elang menyebut kesempatan ini sebagai pencapaian yang juga membuka ruang kolaborasi internasional melalui olahraga. Ia ingin membawa nama Indonesia dalam forum global dan bertukar pandangan dengan pemuda dari berbagai negara tentang kepemimpinan, olahraga, serta pemberdayaan generasi muda.
Sementara itu, Elyas memimpin PS ITB sebagai presiden organisasi sepak bola mahasiswa dengan lebih dari 150 anggota. Ia memiliki pengalaman membangun komunitas olahraga kampus, menginisiasi program pengembangan mahasiswa, dan menjembatani kolaborasi di lingkungan perguruan tinggi.
Pengalaman Elyas sejalan dengan nilai utama forum Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut. Forum itu menempatkan inklusivitas, kepemimpinan, dan kesejahteraan mental sebagai bagian dari pembahasan sepak bola untuk pemuda.
Seleksi Delegasi Melibatkan Kemendikti Saintek dan Kemlu
Pemilihan Elang dan Elyas mengikuti proses merit-based selection. Kemendikti Saintek, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, United Nations Resident Coordinator Office (UNRCO) Indonesia, serta penyelenggara Liga Universitas menjalankan proses tersebut secara kolaboratif.
Proses seleksi mempertimbangkan sejumlah aspek. Para pihak melihat rekam jejak kepemimpinan, kontribusi dalam pengembangan olahraga dan kepemudaan, kemampuan komunikasi, serta kesiapan untuk mewakili Indonesia di forum internasional.
Qatar Airways sebagai Official Airline Partner mendukung keberangkatan dua mahasiswa tersebut. Dukungan itu menyertai misi delegasi Indonesia yang membawa pesan bahwa sepak bola dapat membantu isu kesehatan mental, perdamaian, dan kepemimpinan generasi muda.
Sepak Bola Kampus Masuk Forum Kepemudaan PBB
Kehadiran dua mahasiswa Liga Universitas di New York menunjukkan posisi sepak bola kampus dalam isu kepemudaan global. Program One World, One Game, One Goal mengusung gagasan bahwa sepak bola dapat menjadi instrumen untuk membangun kepemimpinan, memperkuat kesehatan mental, mendorong inklusi sosial, dan mempererat kolaborasi lintas budaya.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan, Elang dan Elyas akan kembali ke Indonesia pada Minggu (19/7). Agenda mereka di New York menempatkan sepak bola bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga medium dialog antar pemuda dari berbagai negara.
Fakta Kunci Delegasi Liga Universitas di New York
- Delegasi Indonesia: Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari ITB.
- Program: "One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being".
- Lokasi: United Nations Headquarters (UNHQ), New York.
- Agenda utama program berlangsung pada Jumat.
- Indonesia memperkenalkan pendekatan Football for Mental Health melalui Liga Universitas.
- Qatar Airways mendukung keberangkatan sebagai Official Airline Partner.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

