Madura United Tegaskan Tekad Bertahan di Kasta Tertinggi hingga Akhir Musim
Sepakbola Indonesia

Madura United Tegaskan Tekad Bertahan di Kasta Tertinggi hingga Akhir Musim

Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi menegaskan timnya tidak akan menyerah untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, Kamis, 9 April 2026, di Jakarta. Pernyataan itu disampaikan saat Madura United masih terpuruk di zona degradasi klasemen sementara.

Madura United kini berada di peringkat 16 dengan 20 poin dari 26 pertandingan. Jumlah itu sama dengan Semen Padang yang ada satu tingkat di bawah mereka. Selisih Madura United juga hanya dua poin dari Persis Solo di posisi 15.

“Entah apa yang terjadi pada musim ini, walaupun sudah bermain baik dengan semangat tinggi, tapi kami selalu diberi hasil yang tak baik, sampai kasihan saya melihat pemain. Kami tak akan menyerah dengan upaya maksimal,” kata Achsanul.

Posisi tersebut membuat peluang Madura United untuk keluar dari ancaman degradasi masih terbuka. Secara hitungan, Laskar Sape Kerrab masih bisa mengejar tim-tim di atasnya pada sisa musim ini.

Namun, Madura United dibayangi catatan buruk dalam beberapa laga terakhir. Mereka tidak pernah menang dalam 11 pertandingan terakhir. Sejak pergantian tahun, tim ini juga belum merasakan kemenangan.

Kemenangan terakhir Madura United terjadi pada akhir 2025. Saat itu mereka menang telak 5-1 atas Semen Padang. Setelah hasil tersebut, laju tim terus tersendat hingga terjerembap ke papan bawah.

Pada delapan pertandingan tersisa, Madura United akan memainkan empat laga kandang terakhir di Bangkalan. Tepatnya di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Sebelumnya, Lulinha dan kawan-kawan berkandang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan.

Laga kandang di Bangkalan akan dimulai saat menjamu Persik Kediri akhir pekan ini. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung Sabtu (11/4) pukul 15.30 WIB. Setelah itu, Madura United akan menghadapi Dewa United Banten FC pada 25 April, Bali United pada 5 Mei, dan PSM Makassar pada 23 Mei.

Achsanul berharap perpindahan markas kandang bisa memberi dampak positif bagi timnya. Ia menilai Bangkalan dapat menjadi tempat yang membawa perubahan untuk perjuangan Madura United di sisa kompetisi.

“Pada awal musim, kami pernah bersurat ke Pemkab Bangkalan untuk menggelar laga kandang di SGB. Semoga langit SGB dan semesta Bangkalan memberikan kemudahan,” kata Achsanul.

Dengan delapan laga tersisa, Madura United masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi. Empat pertandingan kandang di Bangkalan akan menjadi bagian penting dalam upaya mereka keluar dari zona merah dan bertahan di Super League.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar