Sumber Gambar: www.antaranews.com
Liga Champions

Kvaratskhelia Yakin PSG Mampu Pertahankan Gelar Liga Champions Musim Ini

Khvicha Kvaratskhelia optimistis Paris Saint-Germain (PSG) mampu mempertahankan gelar Liga Champions saat menghadapi Arsenal pada final di Puskas Arena, Sabtu (30/6). Pernyataan itu disampaikan winger asal Georgia tersebut dalam wawancara dengan UEFA, seperti dikutip pada Jumat, 29 Mei 2026.

Kvaratskhelia menilai PSG memiliki kualitas untuk kembali menorehkan sejarah di kompetisi elite Eropa. Les Parisiens datang ke laga puncak dengan status juara bertahan dan peluang mencatat rekor baru.

Jika mampu mengalahkan Arsenal, PSG akan menjadi tim pertama selain Real Madrid yang sanggup mempertahankan gelar Liga Champions sejak era modern dimulai pada 1992/93. Real Madrid terakhir melakukannya dengan tiga gelar beruntun pada periode 2016 hingga 2018.

“Semua ini sangat penting, dan kami memahami bahwa kami adalah juara bertahan serta bisa menang lagi,” kata Kvaratskhelia kepada UEFA.

Final melawan Arsenal juga menjadi pertemuan keempat kedua tim di Liga Champions sejak awal musim lalu. PSG memiliki modal positif setelah memenangi dua pertemuan terakhir saat menyingkirkan Arsenal di semifinal musim sebelumnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSG terus menunjukkan konsistensi di level Eropa. Sejak 2020, mereka tampil di final Liga Champions lebih banyak dibanding klub lain, yakni tiga kali, termasuk saat merebut trofi musim lalu.

Kesuksesan tersebut diraih di bawah asuhan Luis Enrique. Pada final musim lalu, PSG menghancurkan Inter Milan 5-0 di Allianz Arena.

Meski berstatus juara bertahan, perjalanan PSG musim ini tidak selalu mulus. Kvaratskhelia mengakui timnya sempat kesulitan pada fase awal kompetisi karena jadwal yang padat dan minim waktu pemulihan.

Menurut dia, PSG mulai menemukan kembali irama permainan pada pertengahan musim. Sejak saat itu, tim asal Prancis tersebut mampu tampil lebih selaras dan konsisten hingga menembus final.

“Awalnya kami kesulitan, tetapi di tengah musim kami sadar bisa melakukan apa yang kami kuasai. Kami bermain selaras, terus menang dan berhasil mencapai final,” katanya.

Kvaratskhelia juga menegaskan laga final melawan Arsenal tidak akan berjalan mudah. Namun, ia menilai PSG sudah membuktikan kapasitas untuk mengalahkan siapa saja.

Peran Kvaratskhelia sendiri sangat penting dalam perjalanan PSG ke final. Pemain internasional Georgia itu terlibat dalam 10 gol sepanjang fase gugur Liga Champions musim 2025/26.

Catatan tersebut terdiri dari tujuh gol dan tiga assist. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dibanding pemain lain pada fase gugur musim ini.

Ia juga mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang membukukan gol atau assist dalam tujuh penampilan beruntun di fase gugur Liga Champions dalam satu musim. Statistik itu mempertegas kontribusinya di lini serang PSG menjelang duel penentuan kontra Arsenal.

Musim lalu, PSG menjadi klub Prancis pertama yang meraih treble setelah menjuarai Liga Champions, liga domestik, dan kompetisi piala. Namun, peluang mengulang pencapaian serupa musim ini sudah tertutup setelah mereka tersingkir dari Coupe de France pada babak 32 besar.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar