John Herdman Nilai Calvin Verdonk sebagai Pemain Komplet dan Serbabisa
Sepakbola Indonesia

John Herdman Nilai Calvin Verdonk sebagai Pemain Komplet dan Serbabisa

Pelatih timnas Indonesia John Herdman memuji Calvin Verdonk setelah final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin. Pada laga itu, Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria. Herdman menilai Verdonk tampil komplet saat dimainkan lebih ke depan.

Pujian itu disampaikan Herdman dalam jumpa pers seusai pertandingan. Ia menilai Verdonk tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu mengatur permainan dan membantu serangan. Peran itu terlihat saat pemain tersebut bergantian bermain sebagai gelandang bertahan dan gelandang serang.

“Penampilannya malam ini luar biasa. Dia pemain yang komplet. Ia punya kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, akselerasi, dan visi umpan yang baik,” kata Herdman.

Pada pertandingan ini, Verdonk mendapat tugas berbeda dari biasanya. Ia dimainkan lebih maju dibanding peran lamanya di lini belakang. Sebelumnya, ia lebih sering dipasang sebagai bek sayap kiri atau bek tengah.

Peran gelandang mulai dijalani Verdonk di Indonesia sejak era Patrick Kluivert. Sementara pada era Shin Tae-yong, ia lebih dipercaya di sektor pertahanan. Kini, Herdman melihat potensi besar Verdonk di area tengah lapangan.

Menurut Herdman, kualitas Verdonk sangat berguna untuk timnas Indonesia. Ia membuka peluang pemain Lille itu terus dimainkan di lini tengah. Peran itu dinilai penting untuk mengontrol tempo permainan tim.

“Dan saya pikir Calvin akan menjadi bagian besar dari masa depan tim ini dalam mengontrol tempo di lini tengah,” ucap Herdman saat menilai kualitas Verdonk.

“Saya bangga dengan Calvin. Dia bermain di level tertinggi malam ini. Dia pantas mendapatkan lebih,” kata dia.

Verdonk sendiri menegaskan ia tidak keberatan ditempatkan di posisi mana pun. Ia siap menjalankan tugas sesuai kebutuhan tim dan instruksi pelatih. Baginya, posisi bukan persoalan selama bisa memberi kontribusi maksimal.

“Saya bermain di posisi mana pun pelatih menempatkan saya. Entah itu, gelandang, atau bek sayap, bek tengah. Hari ini juga nomor 10. Saya akan bermain di posisi mana pun yang pelatih mau dan itu tidak masalah,” kata Verdonk di mixed zone SUGBK.

Pemain yang sudah memiliki 14 cap untuk Indonesia itu memang tampil fleksibel. Dalam laga melawan Bulgaria, ia menunjukkan kemampuan bertahan dan menyerang sekaligus. Hal itu menjadi alasan utama Herdman memberi pujian tinggi.

Baca juga  Pelatih PSIM Puas usai Tim Meraih Kemenangan pada Laga Kandang Terakhir

Pada musim ini, Verdonk sudah tampil 21 kali bersama Lille. Rinciannya, ia bermain 13 kali di Liga Prancis dan tujuh kali di Liga Europa. Dari catatan itu, ia mengoleksi satu assist.

Kontribusinya membantu Lille berada di peringkat lima klasemen liga dengan 47 poin. Ia juga ikut membawa timnya melaju hingga babak 16 besar Liga Europa. Catatan itu memperkuat penilaian Herdman terhadap kualitas Verdonk.

Sumber: ANTARA News

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar