Persib Bandung meraih kemenangan dramatis atas PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026), Maung Bandung menang 2-1.
Hasil ini menjaga peluang Persib untuk meraih gelar juara ketiga kalinya secara beruntun. Tambahan tiga poin membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 78 poin.
Sementara itu, PSM Makassar masih tertahan di posisi ke-14 dengan 35 poin. Kekalahan ini membuat Juku Eja gagal memaksimalkan laga kandang mereka.
Baca juga: Persib Bandung menang 2-1 atas PSM Makassar lewat laga dramatis
Menariknya, Persib meraih kemenangan tersebut tanpa kehadiran langsung pelatih Bojan Hodak. Meski demikian, nama Bojan tetap menjadi sorotan setelah Maung Bandung mampu menentukan hasil pada masa tambahan waktu.
Jalannya Persib vs PSM di Parepare
PSM Makassar mencoba memberi tekanan sejak awal pertandingan. Tuan rumah sempat menghadirkan ancaman melalui peluang Rizky Eka.
Namun, Persib justru mampu membuka keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-33, kerja sama Berguinho diselesaikan dengan baik oleh Thom Haye. Gol tersebut membawa Persib unggul 1-0.
PSM kemudian bangkit pada babak kedua. Yuran Fernandes mencetak gol pada menit ke-55 untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Setelah skor imbang, Persib terus menekan lini pertahanan PSM. Namun, strategi bertahan yang diterapkan tuan rumah membuat upaya Maung Bandung beberapa kali menemui jalan buntu.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan kemudian memasuki tambahan waktu tujuh menit yang menjadi momen krusial bagi Persib.
Tekanan Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit 90+6. Julio Cesar mencetak gol dramatis yang memastikan kemenangan 2-1 untuk Maung Bandung.
Bojan Hodak Disebut Piawai Membaca Permainan
Di balik kemenangan tersebut, Bojan Hodak kembali mendapat perhatian. Ia dikenal sebagai pelatih yang piawai mengubah strategi pada babak kedua dan dijuluki spesialis babak kedua oleh para pengamat.
Kemampuan Bojan dalam membaca situasi pertandingan juga diakui oleh Adam Alis. Menurut Adam, Bojan memiliki kejelian dalam mengambil keputusan taktis sesuai kebutuhan tim di lapangan.
“Ya itu pintarnya Bojan, dia tahu, bisa membaca permainan, contohnya kayak kemarin si Kurzawa cedera, tahu-tahu Bang Dedi masuk, karena kita butuh gelandang bertahan di situ,” ujar Adam Alis, seperti dilansir dari YouTube Liputan6.
Adam juga menilai para pemain Persib sudah terbiasa dengan perubahan taktik yang diterapkan Bojan. Karena itu, adaptasi pemain terhadap instruksi pelatih tidak menjadi persoalan besar.
“Kayak Eliano kan kadang main di bek kanan, bek kiri, sayap, gelandang. Jadi kita udah terbias dengan taktiknya Bojan saat latihan,” ungkap Adam.
Persib Menatap Laga Terakhir
Meski menang atas PSM, Persib belum memastikan gelar juara. Maung Bandung baru akan menentukan nasibnya pada laga terakhir melawan Persijap Jepara.
Pada waktu yang sama, PSM Makassar dijadwalkan menghadapi Madura United. Dua pertandingan tersebut menjadi penutup penting bagi kedua tim pada akhir musim Super League 2025/2026.

