Jhon Arias Sampaikan Permintaan Maaf setelah Kolombia Tersingkir dari Turnamen
Piala Dunia

Jhon Arias Sampaikan Permintaan Maaf setelah Kolombia Tersingkir dari Turnamen

Jhon Arias Minta Maaf Setelah Kolombia Tersingkir dari Swiss

Jhon Arias meminta maaf kepada suporter Kolombia seusai timnya tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Vancouver, Kanada, Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Pemain Tim Nasional Kolombia itu menyampaikan penyesalan setelah timnya kalah dari Swiss melalui adu penalti.

Arias mengakui kegagalan tersebut menjadi pukulan berat bagi tim. Ia menilai besarnya dukungan dan harapan masyarakat Kolombia membuat rasa kecewa semakin terasa.

“Tentu saja kami meminta maaf, karena saya pikir emosi yang muncul sangat besar. Negara ini menunjukkan bahwa mereka percaya kepada kami, mereka merasakan perjuangan bersama kami, dan menurut saya hal itu membuat rasa sakit ini semakin besar,” kata Arias seusai pertandingan.

Pemain bernomor punggung 11 itu menegaskan Kolombia harus segera bangkit. Menurut dia, kemampuan melewati masa sulit merupakan salah satu karakter utama masyarakat Kolombia.

“Jika ada satu hal yang menjadi karakter orang Kolombia, itu adalah kemampuan kami untuk bangkit dari kesulitan. Saya berharap hari ini menjadi awal baru yang membawa kami mencapai tujuan terbesar di masa depan,” ujar Arias.

Kolombia mengakhiri langkah di Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Swiss hingga waktu normal berakhir. Laga babak 16 besar itu kemudian ditentukan lewat adu penalti.

Meski gagal melaju, Arias menilai Kolombia tetap menunjukkan performa positif sepanjang turnamen. Namun, ia menegaskan hasil itu belum cukup untuk membawa tim mencapai target yang lebih tinggi.

“Dengan kepala yang lebih dingin, saya rasa kami menjalani Piala Dunia yang baik. Namun sayangnya itu belum cukup. Mudah-mudahan dalam empat tahun ke depan kami bisa melakukan penyesuaian yang diperlukan agar kami bisa melangkah sampai final,” tuturnya.

Dalam pertandingan melawan Swiss, Kolombia disebut tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang. Namun, Arias mengakui tekanan pertandingan membuat situasi di lapangan menjadi lebih sulit.

“Kami memainkan pertandingan yang hebat. Itu laga yang seimbang. Swiss juga merupakan tim yang bagus dan pantas berada di posisi mereka sekarang,” kata Arias.

Arias juga menilai Kolombia perlu mencari faktor yang membuat mereka belum mampu memenangi laga-laga penting. Ia menyebut evaluasi harus dilakukan dengan tenang dan menyeluruh.

“Saya pikir ada sesuatu yang masih kurang, sesuatu yang membuat kami belum bisa tampil seperti yang kami inginkan. Kami harus memikirkan itu dengan tenang dan melihat apa yang bisa kami lakukan lebih baik untuk tim nasional,” ujarnya.

Ia menolak menjadikan perjalanan jauh selama turnamen sebagai alasan kegagalan timnya. Menurut Arias, faktor fisik memang berpengaruh, tetapi Kolombia tetap memiliki kemampuan untuk bersaing.

“Jelas perjalanan jauh memengaruhi kami secara fisik, tetapi saya tidak berpikir itu adalah alasan. Sudah waktunya berhenti mencari alasan. Kami memiliki kondisi untuk bersaing dan kami sudah melakukannya dengan baik, tetapi sayangnya kami harus pulang,” kata Arias.

Kolombia menutup Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya tampil cukup meyakinkan di fase grup. Los Cafeteros lolos dari Grup K sebelum akhirnya dihentikan Swiss pada babak 16 besar.

Di akhir pernyataannya, Arias kembali menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Kolombia. Ia berharap hasil evaluasi nanti bisa membantu tim nasional memberi pencapaian besar pada masa depan.

“Para suporter selalu mendukung kami, selalu menunjukkan kepercayaan dan selalu bersemangat bersama kami. Kami harus menemukan apa yang masih kurang agar bisa memberikan mereka pencapaian besar bersama tim nasional,” tutup Arias.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar