Jurgen Klopp menyatakan siap membahas peluang melatih Tim Nasional Jerman pada Minggu, 5 Juli 2026, di Jakarta, setelah energinya disebut sudah pulih. Mantan pelatih Liverpool itu dihubungi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) usai Julian Nagelsmann mundur.
Klopp mengatakan kondisi saat ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Ia menegaskan sudah siap kembali mempertimbangkan pekerjaan sebagai pelatih.
“Saat ini waktunya memang tidak sempurna. Meski begitu, sekarang kondisinya lebih baik daripada sebelumnya. Kini energi saya sudah benar-benar pulih. Jadi, saya siap,” kata Klopp dikutip dari AFP di Jakarta, Minggu.
DFB menyebut Klopp pada prinsipnya bersedia mengambil alih kursi pelatih timnas Jerman. Pembicaraan itu muncul setelah Nagelsmann mengundurkan diri.
Nagelsmann mundur hanya empat hari setelah Jerman tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Jerman saat itu kalah adu penalti dari Paraguay.
Saat ini Klopp masih menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull. Menurut laporan Sky Germany, ia memiliki kesepakatan lisan yang memungkinkannya pergi jika menerima tawaran tim nasional Jerman.
Meski begitu, Klopp belum bisa langsung mengambil keputusan. Ia menegaskan tetap menghormati kontrak yang masih berlaku bersama Red Bull.
“Saya masih memiliki kontrak dengan Red Bull. Saya suka menghormati kontrak. Tetapi saya tertarik untuk melakukan pembicaraan. Itu harus menjadi pembicaraan yang intensif,” kata Klopp.
Klopp juga menilai persoalan sepak bola Jerman tidak cukup diselesaikan hanya dengan pergantian pelatih. Menurut dia, perubahan yang dibutuhkan harus dilakukan secara lebih mendasar.
“Kita sekarang harus mengubah banyak hal secara mendasar. Apakah nantinya saya atau orang lain yang menangani tim ini, itu tidak mengubah kenyataan bahwa perubahan memang diperlukan,” kata Klopp.
Ia menambahkan masih harus berbicara dengan Direktur Pelaksana Red Bull Oliver Mintzlaff. Pembicaraan itu penting sebelum ia menentukan langkah berikutnya.
Menurut Klopp, Mintzlaff memiliki perhatian besar terhadap sepak bola Jerman. Karena itu, proses keluar dari situasi ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
“Sepak bola Jerman sangat dekat di hatinya. Red Bull juga harus keluar dari situasi ini dengan baik. Tidak mudah untuk keluar begitu saja,” ujar Klopp.
Klopp sebelumnya melatih Liverpool selama delapan tahun lebih. Ia mengakhiri masa kerjanya bersama The Reds pada akhir musim 2023/2024.
Saat meninggalkan Liverpool, Klopp mengaku memilih beristirahat karena kehabisan energi. Setelah menjalani masa jeda dan bekerja di Red Bull, ia kini menyatakan siap kembali membuka pembicaraan untuk melatih.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

