Sumber gambar: football5star.net
Piala Dunia

Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Diunggulkan, Bek Kanan Jadi Sorotan

Pertandingan Inggris vs RD Kongo akan menjadi salah satu laga menarik pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Inggris datang dengan status juara grup, sedangkan RD Kongo lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Di atas kertas, The Three Lions lebih diunggulkan. Sejumlah prediksi juga menempatkan Inggris sebagai favorit. WhoScored memprediksi Inggris menang 2-0, Sportsmole juga memberi skor 2-0, sementara Football5Star memperkirakan laga berakhir 2-1 untuk Inggris. Predictz menjadi yang berbeda dengan prediksi imbang 1-1.

Namun, keunggulan Inggris tidak datang tanpa masalah. Pelatih Thomas Tuchel harus menghadapi situasi sulit di posisi bek kanan karena beberapa pemain mengalami cedera atau diragukan tampil.

Baca juga: Prediksi Inggris vs Ghana di Piala Dunia 2026: The Three Lions Lebih Diunggulkan

Inggris vs RD Kongo: Masalah Bek Kanan The Three Lions

Reece James, pilihan utama di posisi bek kanan, mengalami cedera. Situasi bertambah rumit karena Jarrel Quansah, yang dimainkan di posisi tersebut pada laga melawan Panama, juga harus ditarik keluar karena cedera.

Kondisi itu membuat Djed Spence menjadi satu-satunya pemain fit yang bisa bermain di posisi bek kanan. Spence sebelumnya sempat menjadi sorotan karena terlihat dimarahi Tuchel pada laga melawan Ghana.

Selain persoalan di lini belakang, performa winger Inggris juga belum sepenuhnya memuaskan. Anthony Gordon dan Noni Madueke disebut masih tampil mengecewakan sejauh ini. Karena itu, Marcus Rashford dan Bukayo Saka berpeluang menjadi starter di lini serang.

Dari sisi statistik individu di Piala Dunia 2026 versi FotMob, Harry Kane menjadi top skorer Inggris dengan tiga gol. Bukayo Saka memimpin daftar assist Inggris dengan dua assist, sementara Marc Guehi menjadi pemain dengan rating tertinggi di skuad tersebut, yakni 7,89.

RD Kongo Andalkan Yoane Wissa

RD Kongo datang dengan cerita penting. Ini menjadi kali pertama dalam sejarah Kongo lolos ke fase gugur Piala Dunia. Tim asuhan Sebastien Desabre tentu berharap bisa membuat Inggris bekerja keras pada laga ini.

Salah satu pemain yang menjadi tumpuan adalah Yoane Wissa. Penyerang tersebut sudah mencetak tiga gol di turnamen ini dan menjadi top skorer RD Kongo. Wissa juga memiliki rating tertinggi di timnya versi FotMob, yakni 7,55.

Wissa dinilai tidak asing dengan para pemain Inggris karena bermain di Premier League selama enam tahun terakhir. Selain Wissa, RD Kongo juga mencatat Arthur Masuaku dan Meschack Elia sebagai pemain dengan assist terbanyak di tim, masing-masing satu assist.

Catatan Jelang Laga

Inggris dan RD Kongo belum pernah bertemu sebelumnya. Meski begitu, Inggris memiliki catatan bagus saat menghadapi tim Afrika di Piala Dunia. Dari sembilan pertandingan, Inggris meraih lima kemenangan dan empat hasil imbang, tanpa kekalahan.

Inggris juga tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Di sisi lain, RD Kongo membawa motivasi besar karena untuk pertama kalinya tampil di fase gugur Piala Dunia.

Catatan lain yang menarik, tim Afrika belum pernah mengalahkan mantan juara dunia di fase gugur Piala Dunia jika adu penalti tidak dihitung. Kedua pelatih, Thomas Tuchel dan Sebastien Desabre, juga belum pernah saling berhadapan sebelumnya. Tuchel belum pernah melawan Kongo, sementara Desabre belum pernah melawan Inggris.

Laga ini akan dipimpin wasit asal Yordania, Adham Makhadmeh. Berdasarkan data dalam turnamen ini, Adham sudah memimpin dua pertandingan dengan catatan empat kartu kuning. Kedua tim belum pernah diwasiti Adham sebelumnya.

Dengan situasi tersebut, Inggris tetap menjadi favorit pada laga ini. Namun, masalah di posisi bek kanan dan ancaman Yoane Wissa membuat duel Inggris vs RD Kongo tetap menyimpan potensi berjalan ketat.