Tim nasional Belgia akan menghadapi Iran pada pertandingan kedua Grup G Piala Dunia 2026. Laga Belgia vs Iran dijadwalkan berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, Amerika Serikat, Senin, 22 Juni 2026, pukul 02.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim karena Belgia dan Iran sama-sama baru mengoleksi satu poin dari laga pertama. Belgia sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Mesir, sedangkan Iran ditahan Selandia Baru dengan skor 2-2.
Dengan kondisi tersebut, duel ini dapat menjadi salah satu penentu posisi kedua tim di Grup G. Belgia datang sebagai tim peringkat 9 dunia, sementara Iran berada di posisi 21 FIFA.
Baca juga: Klasemen Piala Dunia 2026: Format Baru dan Hasil Awal Fase Grup
Jadwal Siaran Langsung Belgia vs Iran
Untuk penonton di Indonesia, laga Belgia vs Iran dapat disaksikan melalui siaran langsung TV digital TVRI Nasional dan TVRI SPORT. Akses live streaming legal juga tersedia melalui Fola Play dan MAXStream TV bagi pengguna Telkomsel.
Karena pertandingan berlangsung pada dini hari waktu Indonesia, jadwal siaran ini menjadi informasi penting bagi penggemar yang ingin mengikuti laga sejak sepak mula.
Pertandingan ini juga disebut akan menjadi pertemuan pertama antara Belgia dan Iran. Kedua tim belum pernah bertemu sebelumnya, baik dalam kompetisi resmi maupun laga persahabatan.
Prediksi Susunan Pemain Belgia vs Iran
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, diperkirakan menurunkan formasi 4-3-3. Thibaut Courtois diproyeksikan mengisi posisi penjaga gawang, sementara Kevin De Bruyne menjadi salah satu tumpuan di lini tengah.
Di lini depan, Romelu Lukaku yang mengoleksi 90 gol internasional diprediksi memimpin serangan Belgia. Ia akan didukung Jeremy Doku dan Leandro Trossard.
Sementara itu, pelatih Iran Amir Ghalenoei diprediksi menggunakan formasi 4-5-1. Kapten Mehdi Taremi menjadi andalan di lini depan bersama Ghayedi dan Amirhossein Hosseinzadeh.
Iran juga mengandalkan Saeid Ezatolahi sebagai gelandang bertahan. Perannya dibutuhkan untuk membantu meredam tekanan dari lini serang Belgia.
Rekam Jejak Belgia dan Iran di Piala Dunia
Belgia memiliki rekam jejak panjang di Piala Dunia. De Rode Duivels telah tampil 15 kali sejak debut pada 1930. Edisi 2026 juga menjadi penampilan keempat beruntun Belgia sejak 2014.
Pencapaian terbaik Belgia adalah finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2018. Saat itu, Belgia mengalahkan Inggris. Sebelumnya, mereka juga pernah menempati peringkat keempat pada edisi 1986.
Di sisi lain, Piala Dunia 2026 menjadi partisipasi ketujuh Iran di putaran final sejak debut pada 1978. Team Melli juga selalu lolos dalam empat edisi terakhir sejak 2014 hingga 2026.
Namun, Iran belum pernah melewati fase grup dalam enam penampilan sebelumnya. Mereka selalu terhenti di fase grup pada edisi 1978, 1998, 2006, 2014, 2018, dan 2022.
Nonton Bareng dan Jadwal Grup Lain
Antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 juga terasa di tingkat daerah. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyiapkan titik strategis di setiap kecamatan untuk kegiatan nonton bareng yang terintegrasi dengan pelayanan publik.
“Kita akan melaksanakan nonton bareng di masing-masing kecamatan, selain nonton bareng nanti juga akan ada layanan terpadu jadi pelayanan publiknya terlaksana, nobarnya juga terlaksana,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Syarifullah Nizam.
Selain Belgia vs Iran dari Grup G, matchday yang sama juga menghadirkan laga Grup H. Dua pertandingan yang dijadwalkan adalah Spanyol melawan Arab Saudi serta Uruguay kontra Tanjung Verde.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

